Breaking News:

Lampung Tengah

Bebas Stunting 2023, Pemkab Lamteng Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini

Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Keluarga Berencana (KB), gencar sosialisasi pencegahan pernikahan dini.

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
tribun lampung/syamsir alam
Kepala Dinas KB Eduart Hartono 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Target bebas dari stunting di 2023 mendatang, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Keluarga Berencana (KB), gencarkan sosialisasi pencegahan pernikahan dini.

Kepala Dinas KB Eduart Hartono di sela peringatan Hari Keluarga Nasional di Nuwo Balak dan Sesat Agung, Selasa (29/6/2021) mengatakan, pemahaman terkait pernikahan dini dilakukan supaya angka kelahiran dapat ditekan.

"Lamteng ini menjadi penyangga angka kelahiran di Provinsi Lampung, dan saat ini angkanya masih tinggi, untuk itu perlunya sosialisasi pencegahan kehamilan yang tidak dikehendaki (pernikahan dini)," kata Eduart Hartono.

Untuk mewujudkan itu lanjutnya, Dinas KB berkoodinasi dengan Dinas Pendidikan, Kementrian Agama dan dinas terkait lainnya di Kabupaten Lampung Tengah.

Untuk itu kata Eduart, penyuluhan yang dilakukan antara lain memberikan pemahaman kepada pemuda tentang reproduksi.

Baca juga: Pemkab Lampung Tengah Targetkan Tahun 2023 Zero Kasus Stunting 

"Kami akan memberikan penyuluhan pentingnya kesehatan reproduksi, perempuan di usia 20 tahun dan lelaki di usia 25 tahun," jelasnya.

Tak hanya terkait program pencegahan pernikahan dini, Dinas KB juga bersama Dinas Kesehatan bekerja sama terkait menurunkan daya angka preferensi Stunting.

"Target kami (penurunan angka stunting) berdasarkan arahan Presiden RI Jokowidodo, di bawah angka 14 persen. Program memberikan asupan makanan sehat bagi calon anak dan ibu terus dilakukan agar angka kesehatan bayi dapat ditingkatkan," pungkasnya.(sam)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved