Breaking News:

Tulangbawang

Pemkab Tulangbawang Pantau Kondisi Covid-19 di Kecamatan Sebelum Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang akan melihat kondisi dan perkembangan kasus Covid-19 di setiap kecamatan untuk menggulirkan pembelajaran tatap muka

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen
Bupati Tulangbawang Winarti pada saat menyerahkan bantuan langsung masyarakat program kreatif mandiri BMW di Balai Kampung Lebuh Dalem, Menggala Timur, Rabu (30/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang akan melihat kondisi dan perkembangan kasus Covid-19 di setiap kecamatan sebelum menggulirkan pembelajaran tatap muka di bulan Juli nanti.

Bila kondisi kasus baru Covid-19 di setiap kecamatan terkendali, maka pembelajaran tatap muka dimungkinan bisa dilaksanakan.

Namun, bila kasus Covid-19 pada satu kecamatan mengkhawatirkan, maka pelaksanaan pembelajaran tatap muka di kecamatan yang tersebut akan dikaji ulang untuk dapat dilaksanakan.

Bupati Tulangbawang Winarti pun meminta aparatur pemerintahan mulai tingkat Kampung untuk ikut andil mengendalikan kasus penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah.

Karena, menurutnya, hal itu penting agar pembelejaran tatap muka yang direncanakan digelar serentak pada tahun ajaran baru 20 Juli nanti bisa terlaksana.

Baca juga: Komunikasi Sosial TNI, Danramil 410-01/Panjang Kunjungi Kantor Kecamatan Sukarame

"Mulai hari ini saya minta tolong betul, para kepala kampung untuk kencangkan lagi pengawasan prokes (protokol kesehatan).”

“Nanti akan kita lihat per Kecamatan, mana yang terkendali (kasus Covid) dan layak untuk sekolah tatap muka," ungkap Bupati Winarti pada penyerahan bantuan langsung masyarakat, program kreatif mandiri BMW, di balai Kampung Lebuh Dalem, Kecamatan Menggala Timur, Rabu (30/6/2021).

Menurut dirinya, pemerintah daerah tidak berbicara per sekolah, tapi per kecamatan. Wilayah kecamatan mana yang nantinya layak untuk mulai diterapkan sekolah tatap muka.

Bupati Winarti meminta masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. Ini dilakukan guna menekan kasus penyebaran Covid-19 khususnya diwilayah Tulangbawang.

"Saya minta benar bapak dan ibu semua, jaga benar protokol kesehatan (prokes). Supaya rencana belajar tatap muka disekolah bisa terealisasi, kasihan anak-anak," ungkap Winarti.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Tulangbawang tengah menggodok format kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di tengah pandemi Covid-19. KBM tatap muka rencananya diberlakukan pada tahun ajaran baru 12 Juli 2021 mendatang.

Kepala Disdik Tulangbawang Ristu Ilham mengatakan, ada dua format KBM tatap muka terbatas yang tengah digodok.

Pertama, jumlah belajar siswa setiap kelas dibagi dua sif, yakni pagi dan siang hari. Kedua, jam belajar siswa diatur dengan pembagian seminggu sekali.

"Misalnya minggu ini 15 siswa, kemudian minggu selanjutnya 15 siswa. Jadi dibagi dua gitu. Tapi semuanya masih kita konsultasikan dengan PGRI, mana yang terbaik formatnya," ungkap Ristu Ilham.(Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved