Breaking News:

Tanggamus

Penjual Hewan Kurban di Talang Padang Sediakan Layanan Antar Gratis ke Tiga Wilayah Kecamatan

Para pedagang hewan kurban di Kecamatan Talang Padang di Kabupaten Tangggamus menyediakan layanan antar gratis bagi pembeli.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Lapak penjualan hewan kurban di Talang Padang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS – Para pedagang hewan kurban di Kecamatan Talang Padang di Kabupaten Tangggamus menyediakan layanan antar gratis bagi pembeli yang ada di wilayah kecamatan tersebut serta Kecamatan Pugung dan Gisting.

Menjelang Idul Adha 1442 H, para pedagang hewan kurban mulai bermunculan. Para pembeli bisa menitipkan terlebih dahulu hewan kurban, dan nanti baru diantar mendekati pelaksanaan Idul Adha mendatan.

Opik salah satu pekerja di tempat penjualan hewan kurban mengatakan, saat belum banyak yang mencari atau membeli. Karena penyelenggaraan Idul Adha 1442 H masih sekira 18 hari lagi.

Namun, pihaknya menerima penitipan hewan kurban sampai dekati Idul Adha pada 20 Juli mendatang. Hal itu supaya hewan tetap terjaga dari segi pakan dan perawatan. 

"Kami bisa dititipi dulu hewannya, nanti kalau dekat Idul Adha baru dikirim hewan kurbannya," kata Opik, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: ASDP Patuhi dan Dukung Kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali

Selain penitipan hewan kurban, juga disediakan layanan untuk antar hewan kurban. Untuk lapak miliki Haji Taufik membebaskan pengantaran hewan kurban gratis di seputaran Talang Padang, Pugung dan Gisting

Sebab lokasi itu masih dekat dengan tempat lapak. Apabila di luar kecamatan tersebut dikenakan tambahan ongkos kirim. 

"Bisa diantar, kalau Gisting, Talang Padang, Pugung masih bebas biaya kirim, lebih dari itu ada tambahan ongkos kirim," ujar Opik.

Ia mengaku, untuk harga hewan kurban jenis kambing harga termurah Rp 3,750 juta. Jika bobot kambing lebih dari itu harga pun menyesuaikan nantinya.

Sedangkan untuk sapi, harga termurah Rp 15 juta. Jika lebih dari itu maka bobot sapinya pun menyesuaikan.

"Tempat kami stoknya sekarang empat kambing dan 11 ekor sapi. Pilihannya memang banyak sapi sebab biasanya pihak yang kurban sumbangkan untuk masjid," terang dirinya.

Menurut Edi, penyedia hewan kurban lainnya di Gisting, pada tahun ini harga tidak mengalami banyak kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Sebab menyesuaikan kondisi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

"Kalau harga tidak jauh naiknya, habis lihat kondisi masyarakat sekarang ini gara-gara covid. Kalau saya yang penting ada yang beli sapi untuk kurban," ujar Edi.

Ia mengaku, momentum Idul Adha memang salah satu kesempatan untuk menjual hewan ternak. Sebab saat itu penjualan akan naik dibanding penjualan rutin bulanan.

Selanjutnya apakah tahun ini penjualan akan naik atau turun belum bisa diprediksi. Sebab waktunya lebih dari dua pekan lagi. (Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved