Breaking News:

Lampung Selatan

Kasus Covid-19 di Lamsel Terus Meningkat, Bupati Nanang Minta Camat Perketat Pengawasan

Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan belakangan hari ini, langsung direspons Bupati Nanang Ermanto.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: soni
tribun lampung/Dominius D Barus
Bupati Nanang Ermanto 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Lampung Selatan belakangan hari ini, langsung direspons Bupati Nanang Ermanto.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 12 desa/kelurahan yang tersebar di 7 kecamatan saat ini berstatus zona merah.

Desa/kelurahan itu yakni Desa Penengahan Kecamatan Penengahan, Desa Bangunan Kecamatan Palas, Desa Rejo Mulyo Kecamatan Palas, Desa Bali Agung Kecamatan Palas, Desa Kalirejo Kecamatan Palas, dan Desa Kuala Sekampung Kecamatan Sragi.

Kemudian, Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda, Desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo, Desa Seloretno Kecamatan Sidomulyo, Desa Babatan Kecamatan Katibung, Desa Natar Kecamatan Natar, dan Desa Candimas Kecamatan Natar.

Menyikapi hal tersebut Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meminta kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan bersama seluruh camat untuk memperketat pengawasan di setiap desa dan menerapkan prokes secara konsisten

"Ada beberapa wilayah yang sudah termasuk zona merah. Ini harus menjadi perhatian serius untuk kita semua. Maka kita sama-sama pikirkan bagaimana agar Covid-19 tidak semakin meluas seperti di Pulau Jawa," kata Nanang, Senin (5/7/2021).

"Khusus untuk kecamatan-kecamatan yang desanya terdapat zona merah, Saya menginstruksikan agar camat mengaktifkan kembali Satgas Kecamatan. Lalu Membentuk posko penyekatan dan memperketat pengawasan terhadap pendatang dari luar daerah," sambungnya.

Baca juga: Bupati Nanang Ermanto Kawal Pemasangan Patok di Pantai Kedu dan Kedu Warna

Nanang menegaskan segera sosialisasikan kembali penerapan prokes 5 M agar terhindar dari bahaya Covid-19.

"Kepada tim kabupaten saya juga minta dibuatkan pemetaan daerah-daerah mana saja yang rawan terjadi lonjakan kasus. Kita akan kembali turun seperti awal-awal penanganan Covid1-9 di Kabupaten Lampung Selatan. Kita jangan sampai lengah," tegas Nanang.

Nanang Ermanto juga menginstruksikan kepada seluruh OPD dan Kecamatan agar menerapkan sistem bekerja dari rumah atau WFH (work from home).

"Kebijakan itu untuk mencegah meluasnya penularan Covid-19 di lingkungan perkantoran. Mengingat penularan Covid-19 sudah terjadi pada pegawai Sekretariat Daerah (Setda) dan sejumlah kantor OPD. Meski demikian selama menjalani WFH pegawai dilarang berpergian," tegas Nanang lagi.

“Jadi semua OPD bikin jadwal piket, jangan terlalu ramai di kantor. Kita terapkan WFH. Untuk yang pelayanan bisa disesuaikan, jangan sampai kosong. Selama pemberlakuan WFH pegawai dilarang berpergian," ucapnya.

Nanang Ermanto juga memerintahkan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten untuk melakukan penyemprotan disinfektan  secara serentak dilingkungan perkantoran dan masing-masing OPD hingga desa-desa yang termasuk zona merah.

"Tim tolong buatkan jadwal penyemprotan. Kalau bisa dua hari sekali. Termasuk lingkungan perkantoran juga. Setidaknya dua hari sekali dilakukan penyemprot," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved