Breaking News:

Lampung Tengah

Polres Lampung Tengah Proses Pelanggaran Kegiatan Sosial Hajatan di Bumi Ratunuban

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lampung Tengah memproses hukum dugaan pelanggaran kegiatan sosial hajatan di Kampung Sidokerto, Bumi Ratunuba

Penulis: syamsiralam | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Syamsir Alama
Kasatreskrim Polres Lampung Tengah AKP Edy Qorinas 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lampung Tengah memproses hukum dugaan pelanggaran kegiatan sosial hajatan di Kampung Sidokerto Kecamatan Bumi Ratunuban.

Penindakan dilakukan, karena penyelenggaran hajatan tidak mengindahkan undang-undang atau pejabat yang berwenang terkait dengan pelanggaran kegiatan sosial kemasyarakat di tengah adanya Pandemi Covid-19.

“Kami amankan tuan rumah kegiatan hajatan (sohibul hajat), dan pemain musik orgen tunggal pada Kamis kemarin, karena acara tetap dilangsungkan meski sudah diingatkan pihak Polsek Bumi Ratunuban dan satgas Covid-19,” kata Kasatreskrim Ajun Komisaris Polisi Edy Qorinas mewakili Kapolres AKBP Wawan Setiawan, Jumat, 9 Juli 2021.

Menutu Edy, pemilik hajatan tetap menyelenggarakan hajatan dan hiburan orgen tunggal dan tidak meminta izin kepada satgas Covid-19 serta Polsek Bumi Ratunuban.

"Jadi kegitan yang diduga melanggar itu, tetap berlangsung dan digelar secara diam-diam. Sehingga kami amankan sohibul hajat dan alat musik orgen tunggalnya," jelasnya.

Baca juga: Bupati Lampung Utara Keluarkan Surat Edaran Saat Zona Merah

Jika nanti ternyata terbukti, kata Edy Qorinas, sohibul hajat dan pemain musik orgen tunggal, prosesnya akan dinaikkan ke proses sidik.

"Pelanggar bisa saja dikenakan Pasal 216 ayat (1) KUHpidana, atau Undang-Undang kesehatan, menyelenggarakan hajatan di tengah pandemi Covid-19," ujar Edy.

Dirinya menegaskan, kepada seluruh masyarakat di Lampung Tengah, diimbau untuk menunda semua kegiatan sosial kemasyarakatan, dan mematuhi UU serta pejabat yang berwenang menjalankan di daerah.

"Kita semua harus bersabar, supaya semua kegiatan hajatan masyarakat kita tunda dulu, minimal hingga satu bulan kedepan.”

“Saat ini Lamteng masih zona orange (Covid-19), mari bersama-sama kita tekan penularan virus tersebut," tegas Edy Qorinas. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved