Breaking News:

Penipuan di Lamteng

Polisi Sita Barang Bukti Empat Bungkus Dupa dan Sebungkus Garam Kasar

Polisi mengamankan barang bukti sejumlah alat praktik perdukunan dari pelaku Gurit di rumah kerabatnya di Kampung Gunung Batin Baru

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
Polisi Sita Barang Bukti Empat Bungkus Dupa dan Sebungkus Garam Kasar
DOKUMENTASI
barang bukti berupa peralatan praktik perdukunan.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Polisi mengamankan barang bukti sejumlah alat praktik perdukunan dari pelaku Gurit di rumah kerabatnya di Kampung Gunung Batin Baru.

Barang bukti yang diamankan yakni dua botol minyak fanbo, satu lembar kain putih panjang 4 meter, satu gulung benang tiga warna.

Satu bungkus dupa merk tridatu, tiga lembar kain warna hitam panjang 1 meter, satu buah nampan stanlis, satu siung bawang putih.

Satu gulung benang putih, satu bungkus garam kasar, empat bungkus dupa merek life, lima batang lilin putih serta satu buah boks besar yang digunakan untuk menyimpan semua barang tersebut.

Semua barang bukti dibawa pelaku dari Mesuji untuk melancarkan aksinya di Lampung Tengah. Alat praktik perdukunan itu juga masih diamankan di Mapolsek Terusan Nunyai sebagai barang bukti.

 Raup Belasan Juta Rupiah

Pelaku Gurit mengaku setidaknya mendapatkan uang belasan juta rupiah dari aksi praktik dukun palsu penggandaan uang yang ia lakukan.

Ia membenarkan, untuk memuluskan modus penipuan kepada korbannya, ia berpura-pura bisa melipat uang korban dua kali lipat.

"Kemudian saya tawarkan (korban) untuk menanam uang gaib. Tapi uang baru bisa diambil kalau ritualnya dijalankan dengan rutin," jelasnya.

Baca juga: Dukun Palsu Asal Lamteng Raup Belasan Juta Rupiah dari Korbannya

Untuk mengelabuhi para korbannya, warga Kecamatan Simpang Pematang itu memperlengkapi diri dengan alat-alat perdukunan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved