Apa Itu
Apa Itu Jaringan dalam Tumbuhan
Pengertian jaringan dalam tumbuhan tidak sama dengan jaringan pada manusia. Tak hanya manusia, tumbuhan pun memiliki jaringan.
Penulis: Reni Ravita | Editor: Ridwan Hardiansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penjelasan apa itu jaringan dalam tumbuhan tidak sama dengan jaringan pada manusia.
Tak hanya manusia, tumbuhan pun memiliki jaringan.
Adapun, jaringan adalah kelompok sel-sel yang mempunyai fungsi dan bentuk sama.
Setiap sel suatu organisme memiliki ukuran yang bervariasi, dan ukuran sel mencerminkan fungsi yang dilakukan sel tersebut.
Semua fungsi hidup organisme bersel satu dilakukan oleh sel tunggal itu sendiri.
Sedangkan, pada organisme bersel banyak, seringkali sel tidak dapat bekerja sendiri.
Setiap sel bergantung kepada sel yang lain.
Kerja sama dan interaksi di antara sel ini menyebabkan organisme yang membentuk jaringan ini yang dapat mempertahankan hidupnya.
Baca juga: Apa itu Bilangan Prima, Berikut Penjelasannya
Berikut, penjelasan apa itu jaringan dalam tumbuhan dilansir dari Direktorat SMP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
1. Jaringan Meristematik
Jaringan meristematik terdiri dari sel-sel meristem.
Jaringan ini dapat ditemukan pada titik-titik tumbuh di ujung batang dan akar (meristem pucuk/ujung/apikal), di bawah kulit kayu.
Jaringan ini, sebagai kambium gabus maupun kambium pembuluh, disebut meristem tepi atau lateral dan di tepi ruas atau buku, serta pada pangkal tangkai daun (meristem antara atau interkalar.
2. Jaringan epidermis
Jaringan epidermis berfungsi melindungi bagian dalam organ sehingga tidak bersentuhan langsung dengan pengaruh keadaan di luar organ.
Sel-sel epidermis biasanya berbentuk segi empat apabila dilihat dari samping, berjajar homogen.
Namun, epidermis dapat mengalami perubahan menjadi sel-sel penutup atau sel penjaga stomata beserta beberapa sel tetangga, trikoma atau rambut daun/batang, duri, serta rambut kelenjar.
3. Jaringan pengangkut
Jaringan pengangkut dimiliki oleh tumbuhan terdiri dari jaringan xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh tapis.
Jaringan xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral, sedangkan jaringan floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis.
4. Jaringan dasar atau parenkim
Jaringan dasar menyusun sebagian besar tubuh tumbuhan. Kelompok jaringan ini memiliki banyak fungsi tergantung tempat jaringan ini berada.
Seringkali jaringan ini mengisi bagian terbesar dari suatu organ, menyusun daging buah, kulit batang, isi umbi atau rimpang yang menyimpan pati atau metabolit sekunder tertentu.
5. Jaringan kolenkim
Jaringan kolenkim adalah jaringan yang berfungsi sebagai jaringan penguat atau penyokong pada organ tumbuhan yang masih aktif mengadakan pertumbuhan dan perkembangan.
6. Jaringan sklerenkim
Jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat atau jaringan penyokong dengan dinding sekunder yang tebal karena mengandung zat lignin.
Jaringan sklerenkim ini hanya dijumpai pada organ tumbuhan yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )