Breaking News:

Kasus Asusila di Pringsewu

Oknum Guru Ponpes di Pringsewu Mengaku Berbuat Asusila ke 4 Santriwati

SF (35), oknum guru pondok pesantren di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, mengaku melakukan perbuatan asusila terhadap empat santriwati.

Tribunlampung / Robertus Didik
SF (35), oknum guru pondok pesantren di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, mengaku melakukan perbuatan asusila terhadap empat santriwati. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - SF (35), oknum guru pondok pesantren di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, mengaku melakukan perbuatan asusila terhadap empat santriwati.

Kepala Polsek Pagelaran AKP Safri Lubis mengatakan, pelaku mengaku tidak kuat menahan nafsu.

Padahal, SF sudah berkeluarga dan memiliki dua anak. 

"Pelaku SF mengaku tertarik dengan para korbannya serta tidak kuat menahan nafsu," ujar Safri, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Senin (12/7/2021).

Baca juga: BREAKINGNEWS Berbuat Asusila, Oknum Guru Ponpes di Pringsewu Lampung Dibekuk

SF kini sudah diamankan petugas Polsek Pagelaran, Kamis (8/7/2021) malam.

Keempat santriwati yang menjadi korbannya berinisial RU (15), UN (14), RH (14), dan JD (15).

Kapolsek Pagelaran AKP Safri Lubis membenarkan terkait pengamanan pelaku tindak asusila dari salah satu ponpes di Kecamatan Pagelaran.

Terungkapnya perilaku bejat oknum guru ponpes ini bermula dari laporan RU.

Ia sudah tidak sanggup lagi memendam rasa takut akibat perbuatan pelaku.

Baca juga: Istri Suruh Suami Berbuat Asusila pada Keponakannya demi Membuktikan Omongannya

RU lantas mengadu kepada orangtuanya yang selanjutnya melapor ke polisi.

Safri menceritakan, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku juga telah melakukan perbuatan serupa terhadap tiga santriwati lainnya.

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved