Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat, 32 Kendaraan Diputar Balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

Puluhan kendaraan kembali terjaring dalam penyekatan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (12/7/2021).

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Dominius Desmantri Barus
Puluhan kendaraan terjaring dalam penyekatan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (12/7/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Puluhan kendaraan kembali terjaring dalam penyekatan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (12/7/2021).

Penyekatan dilakukan dalam rangka mendukung PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah pusat.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni AKP Ridho Rafika mengatakan, hari ini ada 32 kendaraan yang terpaksa diputar balik oleh petugas.

"Pemeriksaan dan pengawasan tetap terus kami lakukan di dalam dan di luar pelabuhan. Terdapat sembilan unit motor yang kami putar balikkan. Lalu mobil ada 18 unit, bus 5 unit. Untuk angkutan barang tidak ada yang diputarbalikkan petugas," kata Ridho.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat di Bandar Lampung, Ada Penyekatan di 5 Titik Jalan Protokol

"Kendaraan yang diperiksa sebanyak 387 unit, yakni 16 unit sepeda motor, 54 unit mobil pribadi, 14 unit bus, dan 303 unit angkutan barang," sambungnya.

Puluhan kendaraan terjaring penyekatan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (12/7/2021).
Puluhan kendaraan terjaring penyekatan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (12/7/2021). (Tribunlampung / Dominius Desmantri Barus)

Ridho mengatakan, pengecekan terhadap kendaraan dan pejalan kaki yang hendak menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni tetap dilakukan hingga PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli 2021.

"Hari ini di Bandar Lampung sedang memberlakukan PPKM Darurat. Jadi kendaraan yang akan masuk dan keluar dari Kota Bandar Lampung akan diperiksa. Sama halnya di Pelabuhan Bakauheni, pemeriksaan dan pengawasan masih tetap berjalan hingga PPKM Darurat ini selesai," tutur Ridho.

"Justru dengan adanya PPKM di Kota Bandar Lampung, volume kendaraan yang menuju pelabuhan semakin berkurang. Karena di Bandar Lampung sudah memberlakukan pengetatan juga. Mulai dari dan menuju Pelabuhan Bakauheni," jelasnya.

"Saya berharap masyarakat bisa memahami situasi saat ini. Jika tidak terlalu darurat, supaya tetap di rumah saja dulu sampai masa PPKM Darurat ini selesai," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved