Breaking News:

Polsek Pakuan Ratu Tangkap Pencuri Plat Besi

Tekab 308 Polsek Pakuan Ratu mengamankan dua pemuda tersangka curat (pencurian dengan pemberatan) delapan lembar plat besi (APRON)

Penulis: anung bayuardi | Editor: taryono
dok Polsek Pakuan Ratu
Tekab 308 Polsek Pakuan Ratu mengamankan dua pemuda tersangka curat (pencurian dengan pemberatan) delapan lembar plat besi (APRON) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Tekab 308 Polsek Pakuan Ratu mengamankan dua pemuda tersangka curat (pencurian dengan pemberatan) delapan lembar plat besi (APRON) di area Cane Yard PT. PSMI Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan.

Tersangka inisial SK (31) dan A (24), warga Kampung Gisting Jaya Kecamatan Negara Batin Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Pakuan Ratu IPTU M. Amrizal menjelaskan kejadian perkara.

Menurut Kapolsek, peristiwa terjadi hari Kamis, 08-07-2021 pukul 19:00 WIB, salah satu karyawan PT . PSMI melaporkan kepada saksi Ependi (Satpam PT. PSMI) telah terjadi pencurian terhadap barang milik PT. PSMI berupa 8 (delapan) lembar plat besi (APRON).

“Plat besi ini biasa digunakan sebagai alat pembawa batang tebu menuju mesin penggilingan, yang berada di dalam area Cane Yard PT. PSMI,” katanya, Selasa 13 Juli 2021.

Setelah itu korban yang merupakan karyawan PT. Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pakuan Ratu.

Kronologis penangkapan pada hari Jum'at tanggal 09-07-2021 pukul 15:00 Wib, Tekab 308 Polsek Pakuan Ratu mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa kedua pelaku berada di Kampung Negara Harja Pakuan Ratu.

Berdasarkan informasi tersebut maka anggota melakukan penyelidikan.

Diperoleh informasi akan adanya penjualan besi tersebut.

Kemudian anggota melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka di Jalan Poros Kampung Negara Harja Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan tanpa melakukan perlawanan saat akan menjual delapan lembar plat besi (APRON).

“kedua tersangka telah diamankan dan dibawa ke Polsek Pakuan Ratu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Tersangka dapat dikenai pasal 363 KUHP dengan hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved