Breaking News:

Pelaku Begal di Lampung Tengah

Korban Mengaku Diancam Menggunakan Senjata Tajam, Jika Tidak Menyerahkan Motor akan Dibunuh Pelaku

Korban pembegalan oleh AH (34) warga kampung Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih, mengaku dirinya diancam oleh pelaku dengan senjata tajam.

Penulis: syamsiralam | Editor: Dedi Sutomo
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah amankan seorang pelaku pembegalan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH – Korban pembegalan oleh AH (34) warga kampung Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih, mengaku dirinya diancam oleh pelaku dengan senjata tajam.

Korban berinisial A mengatakan, pelaku mengancam akan membunuh dirinya jika tidak menyerahkan sepeda motor miliknya.

“Pada saat kejadian, saya baru pulang kerja sekira pukul 05. 30 WIB. Tepat di ruas jalan Kampung Komering Putih, saya dicegat empat orang,” ujar korban A, Rabu (14/7/2021).

Menurut korban, saat itu dirinya diminta berhenti oleh keempat pelaku. Salah satu pelaku mengancam dengan senjata tajam jenis badik dan dipaska turun dari motor.

Korban diancam untuk tidak melawan, jika dirinya ingin selamat. Para pelaku lalu mengambil sepeda motor miliknya dan pergi ke arah Gunung Sugih.

Korban lalu melapor ke Mapolres Lampung Tengah.

Baca juga: BREAKING NEWS Tekab 308 Polres Lampung Tengah Amankan Seorang Pelaku Begal Tiga Tahun Lalu

Seperti diberikan sebelumnya, Tim Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Tengah menangkap residivis pelaku pembegalan di ruas jalan Gunung Sugih – Padang Ratu yang terjadi pada tahun 2018 lalu.

Pelaku yang diamankan berinisial AH (34) warga kampung Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih. Pelaku diamankan di rumahnya pada Rabu (7/7/2021) pekan lalu.

Pelaku AH merupakan bagian dari komplotan pelaku pembegalan terhadap pengendara sepeda motor.

Kasatreskrim Ajun Komisaris Polisi Edy Qorinas mewakili Kapolres AKBP Wawan Setiawan mengatakan, AH melakukan pembegalan terhadap korban A (29) saat melintas di ruas jalan Gunung Sugih - Padang Ratu pada12 November 2018 silam.

"Pelaku mencegat korban A saat melintas dengan mengendarai sepada motor Honda Beat BE 3495 IV di ruas jalan Kampung Komering Putih Kecamatan Gunung Sugih pada 2018 lalu," kata Edy Qorinas.

Edy mengatakan, pelaku saat melakukan aksinya menggunakan senjata tajam jenis badik untuk mengancam korbannya.

"Korban diancam dengan badik, jika tidak menyerahkan motornya akan ditusuk dengan badik," ujar Edy.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Lampung Tengah guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku AH akan dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara.( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved