Korupsi Dana Desa di Pesawaran

Korupsi Dana Desa, Dua Aparat Desa di Pesawaran Lampung Terancam Hukuman Seumur Hidup

Oknum aparatur Desa di Kabupaten Pesawaran yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) terancam pidana seumur hidup.

Tribunlampung.co.id/R Didik Budawan C
Dua oknum aparatur desa di Pesawaran mengenakan baju orange tahanan Mapolres Pesawaran karena terlibat dalam perkara korupsi DD. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN – Oknum aparatur Desa di Kabupaten Pesawaran yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) terancam pidana seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

Kedua aparat desa yang ditetapkan tersangka oleh penyidik Tipikor Polres Pesawaran yakni JL (38) selaku Kaur Perencanaan dan Pembangunan Desa Gedung Dalom Kecamtan Way Lima.

Serta SL (50) Selaku bendahara Desa Gedung Dalom Kecamatan Way Lima.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran Ajun Komisaris Polisi Eko Rendi Oktama mengatakan, pihaknya menjerat kedua tersangka dengan pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang  Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP.

Baca juga: Penyidik Polres Pesawaran Lampung Ungkap Tersangka Korupsi DD Gunakan Nota dan Tanda Terima Palsu

Eko menegaskan, keduanya terancam pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat satu tahun dan paling lama 20 tahun.

"Dan atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 1 miliar," tegas Eko mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Rabu, 14 Juli 2021.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Tipikor Polres Pesawraan menahan dua tersangka korupsi Dana Desa (DD) di Desa Gedung Dalom, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran Ajun Komisaris Polisi Eko Rendi Oktama mengungkapkan, penahanan tersebut dilakukan Selasa 13 Juli 2021 kemarin.

Dua tersangka yang ditahan yakni JL (38) sebagai Kaur Perencanaan dan Pembangunan, serta SL (50) selaku bendahara Desa Gedung Dalom.

"Keduanya melakukan tindak pidana korupsi pembangunan drainase yang dananya bersumber dari DD," ungkap Eko mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo.

Menurut Eko, JL dan SL telah ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 202.860.341.

Baca juga: BREAKING NEWS Penyidik Polres Pesawaran Lampung Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa

Kerugian negara ini ditemukan dalam kegiatan pembangunan drainase di Dusun II Desa Gedung Dalom. 

Pembangunan itu memakai DD Desa Gedung Dalom Tahun Anggaran 2017.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved