Breaking News:

Metro

Suef Priyadi Pedagang Hewan Kurban di Metro: Omset Tahun Ini Menurun

Suef Priyadi pedagang hewan kurban di Metro mengaku pada tahun ini omset pejualan paling rendah. Itu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak
Lapak hewan kurban milik Suef Priyadi di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara Kota Metro 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO –  Selama lima tahun menjadi penjual hewan kurban menjelang Idul Adha, Suef Priyadi mengaku pada tahun ini omset pejualan paling rendah. Itu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, mendekati Idul Adha (H-5) biasanya dirinya bisa menjual 10 hingga 20 kambing. Tapi untuk tahun ini hanya laku 6 ekor.

"Kalau sekarang lesu. Turun jauh lah. Mungkin dampak pandemi covid-19 ini sekarang kerasanya. Karena tahun kemarin masih bagus," ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Suef mengaku, saat ini justru harga hewan kurban mengalami kenaikan. Namun, tidak terlalu signifikan. Kenaikanya kisaran Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu perekor.

Adapun untuk hewan kambing termurah yang dijualnya seharga Rp 2 Juta dan paling mahal Rp 4,8 Juta. 

Baca juga: Dinas P3K Metro Minta Pantia Kurban Terapkan Prokes Saat Penyembelihan dan Pembagian Daging

"Sapi kita juga jual. Tapi di rumah, enggak bawa sini. Kalau untuk sapi harga paling murah Rp 17 Juta sampai Rp 40 Juta," terang Suef yang membuka lapak hewan kurban di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara Kota Metro.

Selain membuka lapak, Suef juga melayani penjualan pesan antar kota/kabupaten dan provinsi.

"Kita siap antar. Kemarin kita kirim sapi 24 ekor ke Jakarta. Itu via telepon juga, habis itu DP, kita antarkan.”

“Kebetulan kita ternak sendiri, tapi kita juga tetap ambil dari peternak lain," kata Suef yang berjualan dan beternak sejak tahun 2016.

Ia menambahkan, tips bagi calon pembeli dalam memilih hewan kurban yang sehat dapat dilihat langsung dari penampilan fisik.

Yakni aktif, bulu bagus dan tidur, interaktif dengan hewan lainnya. Sementara jika sakit bisa dilihat dari hidung yang berair dan mata mengeluarkan kotoran.( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjutak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved