Lampung Utara

Fakta Produksi Senpi Rakitan di Lampung Utara, Polisi Temukan Kemiripan Senjata Organik

Polisi ungkap produksi senpi rakitan di Lampung Utara mirip senjata organik. meski demikian polisi melakukan uji balistik untuk memastikannya.

Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Aris Widianto (30) mempraktikkan pembuatan senpi rakitan di Mapolsek Sungkai Selatan, Lampung Utara, Kamis (15/7/2021), produksi senpi rakitan di Lampung Utara mirip senjata organik 

“Senpi rakitan tidak disimpan di rumah, tapi di kebun singkong,” ujar Arjon Syafrie. 

Aris dikenakan undang-undang darurat RI nomor 12 tahun 1951 dengan minimal ancaman hukuman 10 tahun penjara. 

Tangkap Rekan Aris

Polisi menangkap pembuat senjata api rakitan alias senpi rakitan di Lampung Utara. Sebelumnya, polisi telah lebih dulu menangkap rekannya.

Spesialis pembuat senjata api rakitan atau senpi rakitan bernama Aris Widianto (45), ditangkap anggota Polsek Sungkai Selatan, Selasa 13 Juli 2021.

Sebelum menangkap Aris, polisi lebih dulu menangkap Zulkarnain, rekan Aris.

Zulkarnain mengaku, baru mengenal Aris selama tiga bulan terakhir.

Saat itu, Zulkarnain mengenal Aris melalui rekannya.

“Saya ditawari senpi untuk dijual. Dia (Aris) kasih harga Rp 2,5 juta,” ujar Zulkarnain, Kamis.

Menurut Zulkarnain, senpi rakitan belum sempat terjual, ia sudah keburu diciduk polisi, terkait kasus penembakan terhadap saudara.

“Saya ditangkap di Pringsewu,” jelas Zulkarnain. 

Zulkarnain tidak mengetahui persis proses pembuatan senjata api rakitan tersebut.

Ia mengaku, hanya diminta menjual senpi rakitan tersebut.

Zulkarnain juga mengaku, pernah memiliki senjata api dari Aris, yakni senpi semi otomatis, dan tidak berpeluru tajam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved