Bandar Lampung
UPDATE Covid-19 di Bandar Lampung, Tiga Hari Terakhir 23 Pasien Meninggal Dunia
Dalam tiga hari terakhir, sebanyak 23 pasien Covid-19 di Bandar Lampung meninggal dunia.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kasus kematian akibat positif Covid-19 di Bandar Lampung cukup tinggi. Dalam tiga hari terakhir, sebanyak 23 pasien Covid-19 di Kota Tapis Berseri meninggal dunia.
Hal itu berdasarkan publikasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung yang diakses melalui publikasi Instagram, Sabtu (17/7/2021).
Perinciannya, terdapat tujuh kasus kematian pada 16 Juli, enam kasus kematian pada 15 Juli, dan sepuluh kasus kematian pada 14 Juli.
Sementara untuk pendataan pada masa PPKM Darurat pada 12 Juli hingga 16 Juli kemarin, terdapat 28 kasus kematian di Bandar Lampung.
Dimana, PPKM Darurat di Bandar Lampung direncanakan akan selesai pada 20 Juli mendatang.
Baca juga: Gugur Karena Covid-19, Ahli Waris Nakes Peserta BPJS Ketenagakerjaan Terima Santunan
"Total kematian pasien covid-19 di Bandar Lampung ialah sebanyak 406 kasus hingga 16 Juli 2021," tulis keterangan bergambar pada publikasi Satgas Covid-19 Provinsi Lampung melalui akun Instagram @bappeda_lampung.
Angka kematian yang tinggi tersebut, sejalan pula dengan kasus positif covid-19 yang juga mengalami lonjakan.
"Pasien covid-19 di Bandar Lampung bertambah 89 orang pada 16 Juli. Pada hari sebelumnya, penambahan kasus covid-19 di Bandar Lampung juga terbilang tinggi, yakni 84 kasus pada 15 Juli dan 63 kasus pada 14 Juli," rinci akun itu
Dengan penambahan tersebut, total kasus konfirmasi positif covid-19 di Kota Tapis Berseri ialah sebanyak 6.804 kasus.
Kemudian diterangkan, status Bandar Lampung per tanggal tersebut berada pada Zona Orange Covid-19.( Tribunlampung / V Soma Ferrer )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kasus-kematian-covid-19-di-lampung-utara-bertama-2-kasus.jpg)