Breaking News:

Pemprov Lampung Raih Realisasi Belanja Daerah Tertinggi se-Indonesia

Pemprov Lampung tercatat meraih realisasi belanja daerah tertinggi se-Indonesia. Hal tersebut disampaikan Dirjen Keuda Kemdagri.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: taryono
Tribun Lampung/Bayu Saputra
Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto - Pemprov Lampung tercatat meraih realisasi belanja daerah tertinggi se-Indonesia. Hal tersebut disampaikan Dirjen Keuda Kemdagri. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemprov Lampung tercatat meraih realisasi belanja daerah tertinggi se-Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Mochamad Ardian Noervianto dalam konferensi pers Dirjen Keuangan Daerah di kanal YouTube Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Senin (19/7/2021).

"Pada catatan Dirjen Keuda Kemendagri bahwa Pemprov Lampung berhasil menjaga jarak antara pendapatan dan belanja daerah dalam APBD yang tidak terlalu jauh atau hampir seimbang, " kata Ardian

Pemprov Lampung meraih persentase realisasi belanja daerah tertinggi di Indonesia yakni 47,52 persen.

Sehingga dapat memperkecil gap atau jarak dengan realisasi pendapatannya yang sebesar 49,97 persen.

Jadi gap antara pendapatan dengan belanjanya itu tipis dan ini suatu prestasi bagi Provinsi Lampung.

Karena sudah mengejar realisasi belanjanya hampir mendekati pendapatan.

Kemudian sesuai data realisasi insentif tenaga kesehatan daerah provinsi per tanggal 14 Juli lalu bahwa Provinsi Lampung menduduki urutan ke-6.

Dengan capaian 42,70 persen dalam realisasi insentif untuk tenaga kesehatan (nakes).

Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto mengatakan sesuai amanat dari Gubernur Arinal bahwa semua daerah didorong untuk melakukan percepatan realisasi anggaran belanja daerah.

Termasuk dengan insentif tenaga kesehatan yaitu dengan diterbitkannya Surat nomor : 900/2628/VI.02/2021 tanggal 19 Juli 2021.

Perihal percepatan realisasi belanja pengendalian dan penanganan dampak Covid-19 dan nakes tahun anggaran 2021.

"Pemprov Lampung terus berupaya untuk meningkatkan kinerja yang diiringi dengan percepatan penyerapan anggaran, " kata Fahrizal.

Sehingga Kabupaten dan Kota mampu melaksanakan pembangunan dengan capaian kerja yang telah ditetapkan. (Tribunlampung.co.id Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved