Breaking News:

Penipuan di Lampung Tengah

Sudah Setor Rp 25 Juta agar Bisa Kerja, Warga Lampung Tengah Jadi Korban Penipuan

Ramli (38), warga Kelurahan Banjar Sari, Metro Utara, diringkus petugas Polsek Bumiratu Nuban.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi. Asto, warga Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah, menjadi korban penipuan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Ramli (38), warga Kelurahan Banjar Sari, Metro Utara, diringkus petugas Polsek Bumiratu Nuban.

Ramli ditangkap karena diduga melakukan penipuan dengan modus bisa memasukkan korbannya bekerja di sebuah perusahaan.

Korbannya adalah Asto, warga Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah.

Jika ditotal, Asto mengalami kerugian Rp 25 juta.

Baca juga: BREAKING NEWS Modus Janjikan Pekerjaan, Pria Metro Lampung Ditangkap karena Kasus Penipuan

Setelah mendapatkan uang Rp 10 juta, pelaku kembali mendatangi rumah korban.

Saat itu pelaku kembali meminta uang kepada korban.

"Tanggal 2 Juli lalu dia (pelaku) chatting saya di WhatsApp, bilang mau ke rumah, mau ngobrolin perkembangan lamaran yang saya masukkan," terang Asto, Senin (19/7/2021).

"Dia minta lagi uang Rp 15 juta ke saya. Alasan dia, uang itu untuk koordinasi dengan perusahaan supaya saya bisa masuk (kerja) tanggal 6 Juli," tambahnya.

Kapolsek Bumiratu Nuban Ipda Alan Ridwan mengatakan, Ramli ditangkap di rumahnya, Senin (12/7/2021) lalu, berkat laporan korban Asto, warga Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumiratu Nuban, Lampung Tengah.

Baca juga: Begini Modus Sandaran dan Rekannya Tipu Toko Baja Ringan di Padang Ratu

"Pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp 10 juta. Ia meyakinkan korban bisa masuk (kerja) ke perusahaan kreditur barang di bagian pembelian tiket," kata Alan Ridwan, mewakili Kapolres AKBP Wawan Setiawan, Senin (19/7/2021).

Namun, pelaku mengingkari janjinya.

Setelah memberikan uang, korban rupanya tidak juga bisa bekerja di perusahaan dimaksud.

Karena tidak ada kejelasan, korban akhirnya melapor ke Polsek Bumiratu Nuban dengan nomor LP/21-B/VII /2021/POLDA LPG/RES LAMTENG/SEK NUBAN tanggal 5 Juli 2021.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved