Berita Luar Negeri

30 Orang Tewas Akibat Bencana Tanah Longsor di Mumbai India

Dilanda hujan deras hampir 24 jam terakhir, sedikitnya 30 orang tewas akibat bencana tanah longsor di Mumbai India.

Penulis: Putri Salamah | Editor: Noval Andriansyah
tribunlampung.co.id / dodi kurniawan
Ilustrasi jenazah. Tim penyelamat mengeavakusai korban selamat setelah tanah longsor melanda satu bagian wilayah di Mumbai, India pada Minggu (18/7/2021). Sedikitnya 30 orang tewas akibat bencana tanah longsor di Mumbai India. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Sedikitnya 30 orang tewas akibat bencana tanah longsor di Mumbai India pada Minggu 18 Juli 2021.

Longsor tersebut dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah itu hampir 24 jam sebagaimana dilansir Reuters.

Hujan lebat lanjutan diprediksi akan datang dan memaksa pihak berwenang untuk merelokasi para warga yang tinggal di zona bahaya ke tempat aman.

Saat bencana itu terjadi, tim penyalamat langsung turun ke lokasi kejadian dan mengevakuasi para korban.

Tim penyelamat diketahui terpaksa menggunakan tangan mereka untuk menggali tanah dalam upaya menemukan korban yang tertimbun tanah longsor.

Pihak berwenang mengatakan, kemungkinan masih ada banyak orang yang terperangkap dan tertimbun puing-puing.

Baca juga: Penyebab Pria Lajang 40 Tahun Tewas di Rumahnya di Lampung, Diduga Tersetrum

Korban-korban luka dievakuasi beberapa anggota tim penyelamat dengan tandu darurat melalui jalur sempit.

Akibat hujan deras selama 24 jam, sejumlah wilayah di Mumbai dilanda banjir.

Bencana itu akhirnya melumpuhkan aktivitas ibu kota keuangan India itu.

Dalam ramalan cuaca, kota di Negara bagian Maharashtra diperkirakan akan diguyur hujan sangat deras dalam empat hari ke depan.

Menteri Kabinet Negara bagian Maharashtra, Nawab Malik mengungkapkan akan merelokasi warga yang terdampak dalam situasi berbahaya.

“Kami akan mengambil keputusan untuk merelokasi orang-orang dalam situasi berbahaya ke permukiman permanen segera,” kata Nawab Malik.

Baca juga: Warga Tasikmalaya Tewas Tertabrak KA Saat Cari Rumput

Cuaca hujan deras di India biasanya terjadi pada bulan Juli hingga September.

Hujan deras itu sering memicu keruntuhan bangunan, terutama bangunan tua atau bangunan yang dibangun secara illegal.

Terhitung dalam 24 jam terakhir, pihak berwenang telah melaporkan 11 insiden rumah atau tembok runtuh di sejumlah wilayah di Mumbai, India.

Perdana Menter, Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan mengumumkan akan mengirimkan bantuan untuk pada korban dalam cuitan Twitternya. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved