Breaking News:

Bandar Lampung

PPKM di Bandar Lampung Berlanjut, Wali Kota Eva Dwiana Akan Susun Ulang Aturan

PPKM di Bandar Lampung berlanjut, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana akan susun ulang aturan mengingat Covid 19 di Bandar Lampung level darurat.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Hanif Mustafa
tribun lampung/v soma ferrer
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana akan menyusun aturan mengenai PPKM di Bandar Lampung berlanjut, mengingat Bandar Lampung level darurat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Bandar Lampung berlanjut dan akan dievaluasi ulang pada 25 Juli nanti.

Awalnya PPKM di Bandar Lampung berakhir pada 20 Juli kemarin, yang mana PPKM di Bandar Lampung level darurat mulai pada 12 Juli 2021 lalu.

Perpanjangan itu merujuk pada isi Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 yang didasari asesmen Kementerian Kesehatan bahwa Bandar Lampung dalam status PPKM level 4.

Penentuan level itu sendiri berdasarkan laju penularan dan kesiapan fasilitas kesehatan.

Untuk diketahui, dalam masa perpanjangan ini terdapat beberapa poin aturan yang berbeda dari PPKM Darurat yang telah dilakukan kemarin.

Baca juga: Kios di Pasar Putri Agung Menggala Lampung Banyak Tutup, Warga: Masih Suasana Lebaran

Khususnya disektor-sektor usaha esensial dan non esensial.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyebutkan pihaknya siap menerapkan kebijakan teranyar tersebut.

"PPKM level 4 ini banyak kriterianya, akan kita rapatkan dulu. Setelahnya kita sosialisasikan kepada pengusaha, seperti hotel, restoran, pengelola pasar hingga kaki lima," kata Eva.

Eva mengatakan, pihaknya belum melakukan penyesuaian aturan antara Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 dengan kondisi lokal di Bandar Lampung.

"Bandar Lampung belum mengeluarkan instruksi apapun, saat ini kita pakai aturan pusat," kata dia.

Baca juga: Kios di Pasar Putri Agung Menggala Lampung Banyak Tutup, Warga: Masih Suasana Lebaran

Salah satu aturan mengenai jam operasional yang dikutip Tribun dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 yakni jam operasional tempat usaha sektor esensial yang bisa buka sampai pukul 20.00 WIB malam.

Sementara untuk sektor non esensial dibatasi hanya sampai pukul 17.00 WIB sore.

Kemudian usaha kecil, UMKM dan sejenis diizinkan buka hingga pukul 21.00 WIB.

Sosok orang nomor satu di Bandar Lampung ini juga meminta agar masyarakat bisa mengerti akan berlanjutnya PPKM dan meminta agar warganya mampu bersikap kooperatif dengan kebijakan yang berlaku. ( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved