Breaking News:

Tulangbawang Barat

Kasus Covid Belum Landai, Penutupan Destinasi Wisata Tubaba Diperpanjang

Pemkab Tulangbawang Barat melihat kasus covid belum landai, sehingga pihaknya memperpanjang penutupan destinasi wisata Tubaba hingga akhir bulan ini.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Endra
Ilustrasi - Tempat wisata di Tulangbawang Barat. Pemkab Tulangbawang Barat mengumumkan penutupan destinasi wisata Tubaba diperpanjang. 

TRIBULAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Pemkab Tulangbawang Barat mengumumkan jika penutupan destinasi wisata Tubaba diperpanjang hingga 31 Juli 2021 mendatang.

Perpanjangan penutupan destinasi wisata ini menyusul belum melandainya kasus Covid 19 diwilayah setempat.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tubaba, Mansyur Yoesoef, perpanjangan penutupan destinasi wisata tersebut berdasarkan Instruksi Bupati Tubaba nomor 06 tanggal 21 Juni 2021.

Surat itu berisi tentang PPKM Berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Tiyuh (Desa) serta Kelurahan untuk pengendalian Covid-19.

Juga merujuk Surat Sekretaris Daerah nomor 005/110a/II.18/TUBABA/2021 tanggal 05 Juli tentang pemberitahuan dan himbauan, serta mencermati kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tubaba.

Baca juga: Polisi Bongkar Sindikat Illegal Logging Register 21 Pringsewu Lampung

Penutupan destinasi wisata itu sebelumnya dilakukan sejak tanggal 8 - 22 Juli 2021.

"Hari ini kita lakukan kembali perpanjangan dengan menerbitkan surat Sekretariat Daerah nomor 005/117/II.18/TUBABA/2021 tentang pemberitahuan dan himbauan," kata Mansyur, Kamis (22/07).

Untuk Destinasi Pariwisata yang dikelola oleh Pemerintah Daerah agar dilakukan perpanjangan waktu penutupan sementara dari tanggal 23 sampai dengan 31 Juli 2021. 

Khusus untuk Destinasi Wisata yang dikelola oleh pihak perorangan atau swasta, tetap beroperasi seperti biasa dengan pembatasan pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas tempat Wisata.

Selain itu, kata dia, Destinasi Wisata swasta juga wajib berkoordinasi terlebih dahulu dengan Camat, Tiyuh, atau Posko PPKM setempat dan wajib melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Wali Kota Metro Wahdi Bentuk Tim Khusus untuk Atasi Kelangkaan Oksigen

Dengan pemberitahuan dan himbauan yang disampaikan ini, kata Mansyur, maka diharapkan agar dapat dipatuhi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya oleh pengelola destinasi wisata di Tubaba. ( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved