Breaking News:

Bandar Lampung

Gubernur Arinal Djunaidi Dukung Ekspor Cokelat Lampung ke Singapura

Gubernur Arinal Djunaidi dukung perusahaan lokal untuk melakukan ekspor hasil pertanian mengekspor cokelat Lampung ke Singapura. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi hadiri pelepasan ekspor cokelat oleh PT Aneka Coklat Kakoa (Krakaoa) di Telukbetung Selatan, Sabtu (24/7/2021). (Bayu Saputra)  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Provinsi Lampung dukung perusahaan lokal untuk melakukan ekspor hasil pertanian, seperti PT Aneka Coklat Kakoa (Krakakoa) mengekspor cokelat ke Singapura. 

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menyampaikan sambutannya pada pelepasan ekspor cokelat ke Singapura, di Kantor PT Aneka Coklat Kakoa di Telukbetung Selatan (dekat Pasar Gudang Lelang) , Sabtu (24/7/2021).

Pada pengeksporan perdana melalui Pelabuhan Panjang tersebut langsung disaksikan oleh Direktur Utama PT Aneka Coklat Kakoa Lampung Sabrina Mustopo. 

"Atas nama pemerintah Provinsi Lampung saya menyambut baik diselenggarakannya acara pelepasan ekspor ini. Sebagai wahana untuk lebih memotivasi para pelaku usaha agar tetap bersemangat menjalankan bisnis dan ekspor di masa pandemi," kata Gubernur Arinal Djunaidi.

Arinal menuturkan ekpor coklat ini harus ditangani secara serius, karena suatu saat hasilnya bisa berlipat ganda untuk memenuhi masyarakat secara dunia. 

"Harapannya bagaimana Lampung ini bisa menjadi sentral pusat pokok cokelat," ungkap Arinal.

Arinal mengingatkan jika mengalami kesulitan produksi maka harus diperbaiki bersama seperti komoditi kopi dan lada yang bisa diunggulkan Lampung.

Namun Arinal menyadari pandemi Covid-19 telah berdampak pada perubahan tatanan kehidupan sosial serta menurunnya kinerja ekonomi.

Baca juga: Nilai Ekspor Lampung Capai 395,51 Dolar AS, Tertinggi Sepanjang 2020

Sehingga sebagian besar negara di dunia termasuk Indonesia mengalami penurunan mulai dari triwulan 2 tahun 2020 hingga triwulan 1 tahun 2021.

Namun, menurut Arinal, penurunan kinerja ekonomi global ini dapat menjadi momentum bagi Indonesia khususnya provinsi Lampung untuk melakukan pembenahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved