Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Pasien Covid-19 Diikat dan Dipukuli Warga, Keluarga: Tak Ada Rasa Manusiawi

Pasien Covid-19 di Toba Sumut diikat dan dipukuli warga, keluarga sebut tidak manusiawi.

Editor: taryono
Tribunlampung / Deni Saputra
Ilustrasi. Pasien Covid-19 di Toba diikat dan dipukuli warga, keluarga sebut tidak manusiawi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pasien Covid-19 diikat dan dipukuli warga, keluarga sebut tidak manusiawi.

TKP di Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Pasien Covid-19 tersebut Salamat Sianipar.

Video momen kekerasan itu viral setelah diposting keponakan korban.

Jhosua Lubis bercerita dalam postingannya, awal tulang atau omnya itu terpapar Covid-19.

Baca juga: Imbas Video Viral Selebgram Mengaku Positif Corona, 20 Karyawan Resto di Swab PCR

Menurut Jhosua Lubis, dokter menyuruh Salamat Sianipar untuk menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun, menurut Jhosua Lubis, masyarakat setempat tak menerimanya.

"akhirnya dia dijauhkan dari kampung bulu silape.

Dia kembali lagi kerumahnya tetapi masyarakat tidak terima.

Malah masyarakat mengikat & memukuli dia.

Seperti hewan & tidak ada rasa manusiawi." tulis Jhosua Lubis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved