Breaking News:

Bandar Lampung

Ibu Rumah Tangga asal Telukbetung Bandar Lampung Terima Orderan Fiktif dan Misterius

Dagangan pempek Evi Yanti habis diborong warga setelah mendapat orderan fiktif

Penulis: kiki adipratama | Editor: soni
tribun lampung/kiki adipratama
evi dan dagangannya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG- Dagangan pempek Evi Yanti habis diborong warga setelah mendapat orderan fiktif oleh orang tak bertanggung jawab.

Evi (30) mengaku mendapat orderan pempek senilai Rp. 175 ribu dengan alamat pengiriman Kebon Kelapa, Telukbetung, Bandar Lampung.

Namun, ketika Evi mengirimkan pesanan tersebut ke alamat pengiriman, nomor Evi diblokir oleh pemesan.

"Jadi cerita nya gini dia order pempek sama saya 175 ribu dia masih alamat disitu tepat didepan masjid. Di sherlok nya. Dia kasih nama juga atas nama pak Kusen. Tapi pas orderan kita sampe kesana nomor saya udah diblokir," Kata Evi kepada Tribunlampung.co.id, Senin (26/7/2021).

Baca juga: VIDEO VIRAL Driver Ojol Dapat Order Fiktif Makanan Sampai Rp 1 Juta

Evi melanjutkan, setelah dirinya sampai di alamat pemesan, ternyata sudah ada tiga orang dengan orderan berbeda dilokasi.

Keetiga orang itu juga sedang mencari alamat pemesan yang diduga sama dengan pemesan pempek milik Evi.

"Jadi pas disana itu ibu-ibu udah rame ngumpul, ada orang ketipu. Terus ibu-ibu itu juga bilang yang pesan pak Kusen sama dengan alamat pengiriman saya," jelas Evi.

"Empat orang itu, ada yang kirim nasi kotak, ada yang kirim kue lapis sama freezer, mereka juga diblokir semua," ungkap Evi.

Karenanya Evi menduga kuat, pihaknya ditipu oleh orang tak bertanggung jawab atas orderan fiktif tersebut.

Dia sangat menyesalkan perbuatan tersebut dan berharap pihak yang berwajib dapat mengungkap dan memberikan sanksi kepada orang tak bertanggung jawab itu.

"Saat PPKM seperti ini masih ada saja orng yang jahat mau ngrjain , panas-panas , jauh jauh nganter , bawa mtor kebut-kebut demi orderan tepat waktu ternyata kami pedagang di tipu. sampe modal aja minjem, saya punya bayi dirumah ditinggalin demi orderan," kata Evi.

"Mudah-mudahan orang jahat itu bisa ditangkap dan dihukum oleh pihak yang berwajib," tutur Evi. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved