Apa Itu

Apa Itu Interaksi Sosial

Simak, berikut adalah penjelasan soal apa itu interaksi sosial. Pengertian, ciri-ciri, dan jenis interaksi sosial.

Penulis: Putri Salamah | Editor: Noval Andriansyah
Pixabay.com
Ilustrasi. Simak penjelasan pengertian interaksi sosial, ciri-ciri, jenis interaksi sosial. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Berikut di bawah ini akan dijelaskan mengenai apa itu interaksi sosial.

Teori interaksi sosial melihat pola tindakan dan reaksi individu dalam menanggapi orang lain.

Hal terseut dilandasi dari fokus sosiologi yaitu gagasan bahwa manusia berperilaku berbeda ketika berada dalam kelompok.

Pada keompok sosial, manusia memiliki serangkaian perilaku dan sikap unik tersendiri.

Sedangkan saat manusia sendirian, manusia berperilaku berbeda dari pada saat berada di sekitar orang lain.

Menurut teori interaksi sosial, perilaku sosial masyarakat ditentukan oleh tekanan sosial yang dihadapi.

Baca juga: Apa Itu Satanisme, 3 Aliran Satanisme di Dunia

Maksudnya adalah perilaku diciptakan satu di antaranya sebagai respon terhadap lingkungan sekitar, khususnya kelompok sosial.

Pengertian interaksi sosial

Berikut adalah beberapa pengertian interaksi sosial menurut para ahli.

Georg Simmel, sosiolog dan filsuf Jerman, menyatakan masyarakat muncul di mana sejumlah orang melakukan interaksi dan membentuk kesatuan baik sementara maupun permanen.

Dikutip dari buku Georg Simmel (2002) karya David Frisby, Georg Simmel menyatakan tugas sosiologi adalah penyelidikan bentuk-bentuk menjadi bagian dari masyarakat, yaitu bentuk sosiasi.

Sosialisi berasal dari bahasa Jerman Vergesellschaftung.

Secara harafiah berarti proses di mana masyarakat itu terjadi.

Baca juga: Apa Itu Hernopol, Istilah dalam Administrasi Berkendara

Menurut Simmel, masyarakat dapat terbentuk karena adanya interaksi, bukan adanya kelompok orang yang hanya diam.

Melalui interaksi timbal balik, individu saling berhubungan dan saling memengaruhi dan masyarakat muncul. Jika individu-individu saling berhubungan dan saling memengaruhi, maka terbentuklah suatu masyarakat.

Max Weber dalam Basic Sociological Terms (1968) menyatakan fokus kajian sosiologi adalah tindakan sosial.

Menurutnya setiap tindakan individu yang ditujukan kepada individu atau kelompok lain memiliki makna yang bersifat subjektif, kelompok tertentu, yang bertujuan untuk membangun sistem dalam sebuah hubungan sosial.

Ciri-Ciri interaksi sosial

Ciri-ciri interaksi sosial adalah:

Melibatkan lebih dari satu orang.

Adanya komunikasi antara pelaku dengan cara kontak sosial.

Maksud dan tujuan yang ditentukan jelas.

Terdapat dimensi waktu (masa lalu, masa kini dan masa akan datang).

 Jenis-Jenis interaksi sosial

Gillin dan Gillin menjelaskan ada tiga jenis interaksi sosial, yaitu:

Interaksi antara individu dengan individu

Interaksi ini terjadi saat dua individu bertemu, baik ada tindakan maupun tidak.

Individu sadar ada pihak lain yang menimbulkan perubahan pada diri individu tersebut akibat faktor-faktor tertentu.

Interaksi antara individu dengan kelompok

Interaksi ini berbeda-beda sesuai keadaan terlihat mencolok saat terjadi benturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok.

Interaksi antara kelompok dan kelompok

Kelompok merupakan satu-kesatuan, bukan pribadi. 

Faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi interaksi sosial adalah:

Imitasi dapat mendorong individu atau kelompok untuk melaksanakan perbuatan-perbuatan yang baik.

Sugesti dapat terjadi bila individu yang memberikan pandangan tersebut adalah orang berwibawa atau karena sifatnya otoriter.

Identifikasi dalam psikologi berarti dorongan untuk menjadi identik (sama) dengan orang lain, secara lahiriah maupun batiniah.

Simpati adalah bentuk interaksi yang melibatkan ketertarikan individu terhadap individu lainnya.

Dorongan utama simpati adalah keinginan memahami pihak lain dan bekerja sama.

Empati adalah perasaan yang menempatkan diri seolah berada di posisi seseorang atau kelompok tertentu yang sedang mengalami suatu perasaan tertentu.

Motivasi adalah semangat atau dorongan yang diberikan kepada individu ke individu atau kelompok ke kelompok, maupun antara individu dengan kelompok. 

Itulah penjelasan arti mimpi kebakaran. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )

Baca Berita Apa Itu Lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved