Breaking News:

Tulangbawang Barat

Pemkab Tulangbawang Barat Masih Tutup Sejumlah Destinasi Wisata

Pemkab Tulangbawang Barat masih menutup sejumlah destinasi wisata, tutup tanggal 8 sampai 22 Juli 2021 dan diperpanjang dari 23 Juli samapi 31 Juli

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain
Kompleks Islamik Center Tubaba nampak sepi, Rabu (27/07) siang. Tidak ada kunjungan warga ke lokasi ini pasca penutupan lokasi destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah beberapa waktu lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Pemkab Tulangbawang Barat masih menutup untuk umum sejumlah destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah setempat.

Salah satunya, Kompleks Islamic Center Tubaba yang ada di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TbT).

Pantauan Tribunlampung.co.id Rabu (27/07/2021) siang, Kompleks Islamic Center ini nampak sepi.

Bahkan tidak nampak warga yang datang ke lokasi ini.

Pada hari-hari biasa, lokasi ini biasanya ramai dikunjungi warga, sekedar untuk bersantai menikmati pemandangan dan sejuknya udara di lokasi ini.

Terutama pada hari-hari libur, pengunjung yang datang tidak hanya masyarakat lokal Tubaba, tapi juga dari luar Tubaba bahkan luar Lampung juga datang kesini.

Dikompleks Islamic Center memang cukup asri untuk dikunjungi.

Terdapat bangunan masjid unik yang dikelilingi danau buatan dan pepohonan.

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi, Satpol PP Tulangbawang Barat Razia Tempat Hiburan

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tubaba, Mansyur Yoesoef, mengatakan, penutupan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan yang dapat memicu penularan Covid 19.

Sebab, sampai saat ini kasus Covid 19 di Tubaba belum melandai.

"Kita tutup sementara untuk umum, awalnya kita tutup dari tanggal 8 sampai 22 Juli 2021. Lalu kembali diperpanjang dari 23 Juli sampai 31 Juli 2021," terang Mansyur yang dikonfirmasi Tribun, Rabu siang.

"Setelah 31 Juli nanti kita lihat lagi bagaimana perkembangannya (kasus Covid). Kita koordinasikan dulu dengan pimpinan," tandas Mansyur.

Khusus untuk Destinasi Wisata yang dikelola oleh pihak perorangan atau swasta tetap beroperasi seperti biasa dengan pembatasan pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas tempat Wisata.

Baca juga: PPKM di Tulangbawang Barat Lampung, Satgas Batasi Kegiatan Masyarakat

Destinasi Wisata swasta wajib berkoordinasi terlebih dahulu dengan Camat, Tiyuh, atau Posko PPKM setempat dan wajib melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. ( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved