Apa Itu
Apa Itu Stomata
Simak apa itu stomata, lengkap dengan fungsi stomata serta struktur stomata. Berikut penjelasan lengkapnya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pada daun tanaman, terdapat unsur yang dinamakan stomata.
Semasa duduk di sekolah tingkat dasar, istilah stomata sempat disinggung di dalam mata pelajaran IPA.
Tapi sudah tahukah kamu apa itu stomata?
Simak penjelasan selengkapnya untuk mengenalnya lebih dalam.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian stomata merupakan celah-celah pada epidermis tumbuhan, biasanya terdapat dalam jumlah yang banyak, terutama pada daun.
Dilansir dari Kompas.com (29/6/2021), istilah stomata berasal dari bahasa Yunani, yaitu stoma yang berarti mulut.
Baca juga: Apa Itu Hewan Herbivora dan 5 Jenis Hewan Herbivora
Hal tersebut merujuk pada bentuk stomata yang merupakan celah seperti mulut atau mata bisa membuka dan menutup.
Gerakan terbukanya stomata pada daun saat melakukan fotosintesis disebabkan oleh kenaikan kadar gula pada plasma sel pengawal.
Sementara menurut National Center for Biotechnology Information, stomata adalah organ pengatur gas pada tumbuhan telah mengembangkan struktur spesifik dan fisiologi yang unik dan menghasilkan pergerakan sel penjaga.
Fungsi stomata
Adapun fungsi stomata yang digambarkan sebagai alat pertukaran gas pada proses fotosintesis.
Salah satu bahan utama fotosintesis adalah karbon dioksida dari udara.
Dilansir dari Biology Dictionary, stomata berkembang untuk memastikan kandungan karbon dioksida bisa menembus daun dan jaringan lain dari tanaman, sehingga proses fotosintesis menjadi lebih efisien.
Unsur karbon dioksida dapat masuk ke dalam tumbuhan melalui stomata yang terbuka, tidak ada jalan masuk lainnya.
Setelah proses fotosintesis dilakukan, karbon dioksida akan berubah menjadi oksigen yang harus dikeluarkan.
Oksigen itu akan keluar dari jalan yang sama saat karbon dioksida masuk, yaitu stomata.
Selain itu, fungsi stomata lainnya yang tak kalah penting adalah sebagai regulasi pergerakan air dalam tumbuhan saat melakukan proses transpirasi.
Stomata membantu penguapan uap air dari dalam tubuh tumbuhan.
Saat tumbuhan kelebihan air, stomata akan terbuka untuk transpirasi.
Sementara saat tumbuhan kekurangan air atau cuaca panas, stomata akan tertutup untuk menghindari kekurangan air.
Bahkan, stomata ini juga bisa menjadi indikator karbon dioksida dan suhu di masa lampau.
Kadar karbon dioksida dan suhu di bumi berubah-ubah seiring dengan berjalannya waktu.
Stomata pada fosil tumbuhan dapat membantu penentuan kadar karbon dioksida dan suhu pada suatu waktu.
Struktur stomata
Umumnya, stomata terletak di lapisan epidermis pada seluruh bagian tumbuhan, kecuali akar.
Artinya, stomata tak hanya dimiliki oleh daun.
Adapun struktur stomata yang diketahui memilki bentuk berupa celah elips yang dikelilingi sel penjaga pada epidermis.
Di dalam stomata, terdapat unsur berupa sel penjaga.
Unsur tersebut berfungsi sebagai "struktur bibir” stomata yang mengendalikan penutupan serta pembukaan stomata.
Dilansir dari Biology Disscussion, sel penjaga adalah sel epidermis khusus yang dinding selnya tebal juga tidak elastis dan dikelilingi oleh sel epidermis modifikasi lain, dinamakan sel tambahan atau sel aksesori.
Selain sel penjaga, bagian lain yang mengeliingi stoma memiliki dinding sel yang tipis, elastis, dan semi-permeabel.
Itulah penjelasan mengenai apa itu stomata. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-stomata.jpg)