Apa Itu
Apa Itu Sejarah, Fungsi dan Kegunaannya
Simak, berikut ini penjelasan mengenai apa itu sejarah, fungsi sejarah dan perumusan sejarah.
Penulis: Reni Ravita | Editor: Noval Andriansyah
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak, berikut ini penjelasan mengenai apa itu sejarah, fungsi sejarah dan perumusan sejarah.
Menurut Herodotus (The Father of History atau Bapak Sejarah), sejarah adalah sejarah tidak berkembang ke arah depan dengan tujuan yang pasti, melainkan bergerak seperti garis lingkaran yang tinggi rendahnya diakibarkan oleh keadaan manusia.
Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sejarah adalah berasal dari Bahasa Arab syajaratun yang berarti pohon.
Di sini, pohon diartikan pohon keluarga yang bermakna asal-usul atau silsilah, adanya suatu kejadian, perkembangan tentang sebuah peristiwa secara berkesinambungan.
Pembahasan apa itu sejarah berkaitan dengan tujuan manusia menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi tidaklah instan.
Dalam artian semua yang terjadi saat ini telah mengalami proses.
Sejarah digunakan untuk membantu manusia agar memahami serta mengetahu apa yang pernah terjadi di masa lampau.
a. Perumusan sejarah
Baca juga: Apa Itu Turun Tangan dan Contoh Kalimatnya
Untuk mengungkap kehidupan manusia masa lampau, perumusan sejarah melalui enam pertanyaan, yaitu:
1. What (apa) yang menunjuk kepada peristiwa yang terjadi pada masa lampau.
2. Who (siapa) yang menunjuk tentang tokoh atau orang yang terlibat dalam peristiwa.
3. When (kapan) yang menunjuk waktu terjadinya persitiwa tersebut.
4. Where (di mana) yang menunjuk kepada tempat peristiwa terjadi.
5. How (bagaimana) yang menunjuk kepada proses terjadinya peristiwa tersebut.
6. Why (mengapa) yang menunjuk kepada keterkaitan sebab akibat peristiwa tersebut.
Secara umum, sejarah memiliki fungsi sebagai sumber pengetahuan dan dijadikan media untuk menelusuri fakta dan peristiwa yang terjadi di masa lampau.
Untuk fungsi umum, sejarah ditujukan agar manusia di genarasi selanjutnya dapat menjadikan peristiwa masa lalu sebagai pembelajaran yang penting.
b. Fungsi sejarah
Menurut Yeni Wijayanti dalam jurnal Peranan Penting Sejarah Lokal dalam Kurikulum di Sekolah Menengah Atas (2017), secara lebih luas, fungsi sejarah dapat dibedakan menjadi dua, yakni fungsi intrinsik dan ekstrinsik:
1. Fungsi intrinsik
Dikutip dari jurnal Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Merepresentasikan Laporan Penelitian Sejarah Lokal pada Kelas XI TKJ 1 SMK Negeri I Banawa Kabupaten Donggala (2016), fungsi intrinsik sejarah merupakan kegunaan sejarah dari dalam, yang mana berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Fungsi intrinsik sejarah dibagi menjadi empat, yakni:
Baca juga: Apa Itu Hipospadia, Kelainan pada Alat Kelamin Lelaki
Sejarah sebagai ilmu
Artinya sejarah merupakan ilmu yang terbuka, di mana setiap orang tanpa terkecuali bisa mempelajari dan menggunakan sejarah sebagai ilmu.
Sejarah sebagai ilmu juga berarti tiap orang bisa turut serta dalam perkembangan sejarah.
Sejarah sebagai pernyataan pendapat
Artinya sejarah digunakan sebagai teori dan ilmu dalam penyampaian pendapat.
Namun, penggunaannya harus disesuaikan dengan pendapat yang akan disampaikan.
Sejarah sebagai profesi
Artinya banyak profesi atau pekerjaan yang berkaitan dengan sejarah, seperti guru sejarah, dosen sejarah, sejarawan, penulis, peneliti, dan lain sebagainya.
Adanya profesi yang berkaitan dengan sejarah membuktikan jika sejarah bukanlah sekadar ilmu, namun suatu ilmu yang juga bisa diterapkan serta berguna bagi kehidupan manusia.
Sejarah sebagai cara mengetahui masa lampau
Artinya sejarah digunakan untuk mencari tahu peristiwa atau kejadian yang terjadi di masa lampau.
Harapannya setelah mengetahui peristiwa tersebut, manusia bisa menjadikannya sebagai pengalaman dan pembelajaran.
2. Fungsi ekstrinsik
Dalam jurnal Pengaruh Nasionalisme Siswa terhadap Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI SMA Negeri 3 Baubau (2018) karya Maksun Baitu dan Ramli La Tahi, fungsi ekstrinsik sejarah berarti sejarah digunakan atau dimanfaatkan sebagai pendidikan atau liberal education bagi masyarakat.
Fungsi ekstrinsik sejarah sebagai liberal education, dibagi menjadi 11 macam, yaitu:
Pendidikan moral
Pendidikan penalaran
Pendidikan politik
Pendidikan kebijakan
Pendidikan perubahan
Pendidikan masa depan
Pendidikan keindahan Ilmu bantu untuk disiplin ilmu lainnya
Bukti dari sebuah perbuatan
Latar belakang
Rujukan
c. Kegunaan sejarah
Sejarah tidak hanya berguna untuk mempelajari masa lampau.
Sejarah masih memiliki kegunaan lainnya.
Berikut penjelasannya:
1. Kegunaan edukatif
Sejarah digunakan sebagai edukasi atau pelajaran.
Artinya lewat sejarah, manusia bisa mempelajari banyak hal, seperti pengalaman, cara penyelesaian masalah, dan lain sebagainya.
2. Kegunaan inspiratif
Sejarah dapat digunakan sebagai sumber inspirasi seseorang.
Artinya dengan mempelajari sejarah, seseorang bisa mendapat inspirasi tentang apa yang harus dilakukannya sekarang.
3. Kegunaan rekreatif
Sejarah juga bisa digunakan sebagai sarana rekreatif atau hiburan bagi pembacanya.
Contohnya ketika membaca ringkasan sejarah, seseorang merasa nyaman dan terhibur.
4. Kegunaan instruktif
Baca juga: Apa Itu Kromosom yang Ada dalam DNA
Sejarah digunakan untuk menyampaikan pengetahuan serta keterampilan.
Lebih tepatnya, sejarah berperan sebagai penyampaian informasi terkait perkembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan dari masa ke masa. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-sejarah-fungsi-dan-kegunaannya.jpg)