Breaking News:

Bandar Lampung

Lembah Hijau Lampung Akali Pakan Satwa untuk Tekan Anggaran Selama Tutup Karena PPKM

Lembah Hijau Lampung mengakali pakan satwa agar bisa menekan anggaran selama tidak beroperasi. meski tak beroperasi namun satwa tetap membutuhkan paka

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti
Ilustrasi Taman Wisata Lembah Hijau, Lembah Hijau Lampung mengakali pakan satwa agar bisa menekan anggaran selama tutup. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Manajemen Taman Satwa Lembah Hijau Lampung mengakali pakan satwa untuk menekan anggaran saat tidak beroperasi.

Hal ini menyusul pandemi covid-19 dan masa PPKM yang belum berakhir sehingga berdampak pada penutupan sementara taman satwa tersebut.

Owner Lambah Hijau Irwan Nasution mengatakan manajemen hewan satwa merupakan hal yang tidak bisa terabaikan.

"Pegawai yang mengelola satwa tetap bekerja meski tempat wisata ini ditutup," kata dia, Sabtu (31/1/2021).

Ia berucap dua hal itu tentunya tak lepas dari perlunya pengeluaran pengelola taman wisata yang padahal nihil pemasukan karena PPKM

Untuk mengakalinya, Irwan Nasution  menuturkan jika setiap satwa diberikan pakan yang dikelola sendiri.

"Kami ternak sendiri untuk memberi makan hewan karnivora atau pemakan daging. Ini digunakan untuk menghemat anggaran," jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan tak jarang ada komunitas satwa ataupun pihak lain yang menyalurkan bantuan.

Baca juga: Warga Antusias Ikuti Vaksin Covid Kodim 0410 Bandar Lampung

"Bantuannya tidak hanya itu (kesatwaan), biasanya juga mengenai protokol kesehatan," ucapnya.

Kondisi Lembah Hijau sendiri saat ini dikatakannya masih sama seperti sebelum pandemi, hanya kosongnya pendatang yang membedakan.

"Karena ini, semoga bisa dijadikan alasan ketika nanti pariwisata disilahkan buka, untuk masyarakat bisa menikmati nuasana taman satwa maupun sarana rekreasi lainnya," kata dia .

Sementara nampak dari luar taman wisata, tidak terlihat memang adanya aktivitas pengunjung mendatangi taman tersebut. Padahal, setiap akhir pekan, dalam kondisi normal, tempat wisata yang berada di Kelurahan Sukadana  Ham, Bandar Lampung ini selalu ramai pengunjung. ( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer) 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved