Apa Itu
Apa Itu Makhluk Hidup, Manusia adalah Makhluk Hidup
Manusia adalah makhluk hidup. Lalu apa pengertian dari makhluk hidup. Lalu, apa itu makhluk hidup, devinisi dan klasifikasinya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Manusia adalah makhluk hidup. Lalu apa pengertian dari makhluk hidup.
Pelajaran tentang apa itu makhluk hidup mungkin telah kita dapatkan di bangku sekolah dahulu.
Lalu, apa itu makhluk hidup, devinisi dan klasifikasinya.
Dilansir dari Kompas.com - Jenis jenis mahkluk hidup memiliki banyak organisme dari tanaman, hewan, jamur, dan ganggang yang dapat dengan mudah ditemui di alam.
Manusia juga masuk dalam kategori makhluk hidup.
Bahkan protozoa, bakteri, dan archaea juga termasuk dalam makhluk hidup berukuran kecil.
Mahkluk hidup dapat ditemukan di setiap jenis habitat di Bumi.
Meskipun semua organisme ini sangat berbeda satu sama lain, mereka semua memiliki dua kesamaan yaitu diturunkan dari satu leluhur dan mereka semua hidup.
Baca juga: Apa Itu Podcast, Istilah yang Populer Saat Ini
Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, makhluk hidup merupakan makhluk yang memiliki ciri-ciri kehidupan untuk berevolusi atau mengalami perkembangan bentuk hidup.
Keyakinan tersebut berdasarkan pada bukti dari catatan fosil.
Sisa-sisa fosil mikroorganisme yang menyerupai ganggang biru tertanam di bebatuan yang berusia sekitar 3,5 miliar tahun.
Ciri- ciri makhluk hidup
Makhluk hidup memiliki ciri-ciri atau proses yang diperlukan untuk kehidupan.
Untuk dikategorikan sebagai makhluk hidup, suatu organisme harus memiliki tujuh ciri diantaranya:
1.Bergerak
Makhluk hidup memiliki kemampuan untuk bergerak dengan cara tertentu tanpa bantuan dari luar atau pihak lain.
Gerakan tersebut terdiri dari aliran material di dalam organisme atau pergerakan eksternal organisme.
Baca juga: Apa Itu Serat dan Fungsi Serat
2.Peka terhadap rangsangan
Semua makhluk hidup mampu bereaksi terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya. Reaksi timbul karena ada rangsangan dari lingkungan.
Rangsangan bisa dari cahaya, panas, dingin, bau, sentuhan, gravitasi, rasa, dan lain-lain.
Manusia dan hewan menggunakan indra untuk mengenali rangsangan atau kepekaan.
3.Bernafas
Merupakan proses mengambil oksigen dari lingkungan, kemudian mengeluarkan karbon dioksida.
Oksigen digunakan untuk mengubah zat makanan menjadi energi secara kimiawi. Energi tersebut digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas.
4.Nutrisi
Makanan dan air menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Makanan berfungsi menghasilkan energi, pertumbuhan, dan mengganti sel tubuh yang rusak. Sedangkan air berfungsi sebagai zat pelarut di dalam tubuh.
5.Tumbuh
Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan, dari kecil menjadi besar. Contohnya bayi akan terus berkembang menjadi manusia dewasa atau orang besar.
Sebuah biji tumbuhan yang ditanam akan menjadi kecambah dan berakhir sebagai tanaman besar.
6.Berkembang biak
Ketika makhluk hidup melakukan reproduksi atau berkembang biak, mereka membuat makhluk hidup baru.
Tidak semua makhluk hidup melakukan reproduksi dengan membutuhkan pasangan atau reproduksi seksual.
Bagi mikroorganisme kecil seperti protozoa, jamur, maupun bakteri melakukan reproduksi aseksual atau melakukan reproduksi tanpa pasangan.
Mereka bisa membelah diri kemudian bagian yang baru bisa mencari makan, bergerak, tumbuh, dan melakukan kegiatan lainnya.
Untuk makhluk hidup yang membutuhkan pasangan yaitu mamalia termasuk manusia dan burung.
Ekskresi
Saat udara panas tubuh akan mengeluarkan keringat, begitupula saat olahraga. Ketika di ruangan dingin, tubuh akan sering buang air kecil (urine).
Keringat yang merupakan garam mineral dan urine merupakan salah satu zat sisa yang di keluarkan makhluk hidup.
Karbon dioksida dan uap air juga zat sisa dari proses respirasi.
Pengeluaran zat sisa tersebut dinamakan eksresi.
Proses ini sangat penting karena zat sisa bersifat racun dan tidak baik bagi kesehatan dalam tubuh.
Klasifikasi makhluk hidup
Diambil dari National Geographic, tingkatan klasifikassi mkhluk hidup terdiri dari tujuh tingkatan, yaitu:
1. Kingdom
Tingkatan tertinggi pada klasifikasi makhluk hidup.
Binatang diklasifikasikan kingdom animalia, sedangkan tumbuhan masuk dalam tumbuhan kingdom plantae.
2. Filum atau divisi
Filum berarti keluarga besar.
Ciri-ciri kingdom akan dikelompokkan menjadi beberapa filum.
Beberapa contohnya filum arthopoda dengan ciri-ciri memiliki kaki tebal dan kuku yang keras. Filum spermatophyta atau tumbuhan berbiji.
3. Kelas
Tingkatan di bawah filum.
Jika tumbuhan atau hewan memiliki filum yang sama maka akan dimasukkan dalam kelas yang sama.
Tumbuhan dikenal dengan dua kelas, yaitu biji berkeping satu dan biji berkeping dua. Sedangkan hewan tentu memiliki banyak kelas, salah satunya kelas mamalia.
4. Ordo
Berada di bawah kelas.
Penamaan ordo tumbuhan biasanya ditambai kata -ales di bagian belakang.
Jika pada hewan tidak ada ciri tertentu.
5. Famili atau keluarga
Biasanya terdapat suatu kelompok yang berkerabat serta memiliki beberapa kesamaan ciri.
Pada tumbuhan nama famili akan berakhiran -aceae.
Sedangkan pada hewan berakhiran -idae.
Contohnya Rosaceae atau keluarga mawar dan Falidae atau keluarga kucing.
6. Genus
Nama ini diambil dari makhluk hidup atau berbagai kata.
Nama genus diawali dengan huruf capital.
7. Species atau jenis
Menjadi satuan dasar untuk sistem klasifikasi.
Spesies merupakan tingkatan terendah dalam sistem klasifikasi.
Spesies merupakan makhluk hidup yang melakukan reproduksi dengan sesamanya untuk menghasilkan keturunan. (Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kunci-jawaban-tema-1-kelas-6-halaman-141-143-144-dan-145-buku-tematik-selamatkan-makhluk-hidup.jpg)