Breaking News:

Berita Luar Negeri

Mahasiswi di Amerika Serikat Tewas Dibunuh, Ada 120 Luka Tusukan dan Sayatan pada Tubuh Korban

Nasib tragis dialami seorang mahasiswi di Amerika Serikat. Korban tewas dibunuh dengan 120 luka tusukan dan sayatan di tubuhnya.

Editor: Dedi Sutomo
JITET
Ilustrasi. Nasib trades dialami seorang mahasiswi di Amerika Serikat. Korban tewas dibunuh dengan 120 luka tusukan dan sayatan di tubuhnya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Nasib tragis dialami seorang mahasiswi di Amerika Serikat. Korban tewas dibunuh dengan 120 luka tusukan dan sayatan di tubuhnya.

Sempat diduga, pelakunya merupakan sopir taksi online yang dipesannya.

Samantha Josephson (21) dilaporkan hilang, setelah pulang dari berkumpul dengan teman-temannya dalam keadaan mabuk pada 2019 lalu.

Namun kemudian, dirinya ditemukan tewas setelah tubuhnya dibuang di hutan, 65 mil dari Kota Columbia, Amerika Serikat.

Saat tubuhnya ditemukan, mayat mahasiswi University of South Carolina itu dikabarkan mengalami total 120 luka tusukan dan sayatan di area wajah, leher dan bagian tubuh lainnya.

"Ada banyak luka di tubuhnya," kata dr Thomas Beaver, ahli patologi, dilansir dari The State (26/7/2021).

Beaver menjelaskan bahwa lukanya juga ada di bagian kepala yang mengancam nyawa mahasiswi tersebut.

Baca juga: Soal Uang Rp 2 Triliun Keluarga Akidi Tio, Polisi Sebut Heriyanti Sudah 2 Kali Berkasus

Sontak saja, kabar mahasiswi tewas itu menjadi perbincangan hangat di Amerika Serikat.

Bahkan, kasusnya tersebut menyita sorotan nasional tentang keselamatan berkendara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved