Breaking News:

Bandar Lampung

BRI Dukung Program BBI, Optimalkan UMKM dari Sisi Pembiayaan

Virtual Pers Conference Bangga Buatan Indonesia (BBI) : Lokal Keren Jatim 2021, Rabu (4/8/2021). Kementerian BUMN.

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Sulis Setia markhamah
Virtual Pers Conference Bangga Buatan Indonesia (BBI) : Lokal Keren Jatim 2021, Rabu (4/8/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kementerian BUMN memberikan setidaknya lima bentuk dukungan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Perwakilan Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan, salah satu bentuk dukungannya adalah pengembangan UMKM melalui pembinaan, pelatihan dan pendampingan.

"Paling banyak pelaku usaha adalah di kelas mikro, agar bisa naik ke kelas kecil atau menengah bahkan besar,” kata Loto Srinaita dalam Virtual Pers Conference Bangga Buatan Indonesia (BBI) : Lokal Keren Jatim 2021, Rabu (4/8/2021).

“Kami bahkan juga turut mendukung untuk pembiayaan melalui penyediaan fasilitas penjaminan dan jasa asuransi," lanjutnya menambahkan.

Bahkan diakuinya, melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) paling besar untuk penyaluran KUR (kredit usaha rakyat). 

Dukungan ketiga adalah dalam penyediaan sarana prasarana produksi maupun keberpihakan sebagai pembeli produk-produk UMKM.

Baca juga: Tempuh Studi Doktoral di ITB, Dosen IIB Darmajaya Raih Beasiswa LPDP 2021

BUMN juga banyak melakukan kurasi dan mendukung pemasaran produk UMKM baik secara offline maupun online. Selanjutnya mendukung distribusi produk UMKM ke seluruh wilayah Indonesia.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan, ada lebih 60 juta pelaku UMKM di Indonesia yang mana hampir 99 persen porsinya dari pada pelaku usaha.

"BRI sendiri porsi kreditnya untuk UMKM minimal 80 persen atau hampir Rp 780 triliun dari porsi kredit yang ada. Apapun ceritanya UMKM adalah sesuatu yang bagi BRI adalah darahnya BRI," ujar Catur.

Saat awal muncul pandemi Covid-19, yang pihaknya lakukan adalah melakukan penyelamatan para pelaku UMKM melalui restrukturisasi kredit.

"Belum lagi program-program pembinaan yang terus kami lakukan termasuk melalui gerakan Bangga Buatan Indonesia. Lebih dari 5.800 pelatihan juga dilakukan secara rutin," kata Catur.

Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elistianto Dardak mengungkapkan, beragam langkah juga dilakukan untuk mengangkat pelaku UMKM yang ada di daerahnya.

Termasuk, terus secara aktif melakukan peningkatan kualitas produk UMKM dengan harga yang kompetitif.

"Kami juga mendukung pelaku UMKM masuk ke pasar virtual atau digital. Selain itu melakukan komunal branding agar skala ekonominya bisa masuk," kata Emil.

Virtual Pers Conference Bangga Buatan Indonesia (BBI) ini sendiri didukung oleh pihak lainnya yakni Wings Food dan Jayaboard. Di luar Kementerian BUMN, BRI, dan Pemprov Jatim. ( Tribunlampung.co.id /  Sulis Setia Markhamah )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved