Berita Terkini Nasional

Mertua Tewas di Tangan Sang Menantu

Mertua tewas di tangan sang menantu. Korban pria inisial S (67), pelaku pria inisial A alias Gogon (30).

Tayang:
Editor: taryono
TribunBogor dari TribunJakarta/Ega Alfreda
ilustrasi - Mertua tewas di tangan sang menantu. Korban pria inisial S (67), pelaku pria inisial A alias Gogon (30). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mertua tewas di tangan sang menantu.

TKP Jalan Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat, pada 8 Juli 2021 lalu.

Korban pria inisial S (67).

Sedangkan pelaku pria inisial A alias Gogon (30).

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang menyebut peristiwa itu bermula saat korban hendak membangunkan sang istri untuk membuka warung sekira pukul 02.00 WIB.

Baca juga: BREAKING NEWS Kecelakaan Maut di Bandar Lampung, Kakak Beradik Tewas Terlindas Mobil Dump Truck

Saat hendak masuk kamar, korban tiba-tiba dihantam oleh A bertubi-tubi.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka parah di kepala belakang.

"Korban dipukul menggunakan linggis dan terkena bagian kepala belakang korban," kata Bintang, dikutip dari WARTAKOTAlive.com, Rabu (4/8/2021).

Istri korban menyaksikan kejadian nahas yang menimpa korban dan sempat melerai sang menantu.

Seusai menganiaya korban, pelaku langsung melarikan diri.

Sementara itu, korban juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina.

Kala itu, korban masih bisa diselamatkan dan mendatangi Polsek Cengkareng untuk melaporkan menantunya.

Korban mendatangi kantor polisi ditemani sang istri.

Pria 67 tahun itu juga sudah menjalani visum.

"Atas kejadian tersebut kemudian korban mengalami luka memar pada bagian kepala dan wajah akibat dipukuli oleh pelaku," jelasnya.

Namun setelah dirawat di rumah dua minggu lebih, kondisi kesehatan korban terus menurun dan meninggal dunia pada Selasa (27/7/2021) sekira pukul 23.00 WIB.

"Kemarin infonya sudah dimakamkan kami tidak tahu bahwa korban ini telah meninggal dunia," bebernya.

"Kami dapat info dari keluarga akhirnya kemarin kita autopsi di pemakaman."

Motif

Sehari setelah korban meninggal dunia, polisi berhasil menangkap pelaku di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.

Seusai diringkus polisi, pelaku mengaku menganiaya ayah mertua hingga tewas karena sakit hati.

"Dari hasil penyidikkan, dia (tersangka pelaku) sakit hati karena omongan korban, bapak mertuanya," beber Bintang, dikutip dari Kompas.com, Rabu (4/8/2021).

"Kata-katanya seperti 'Kamu sudah lama nikah nggak punya apa-apa'."

"Karena memang terakhir dia (tersangka pelaku) nganggur enggak kerja."

Beberapa hari sebelum kejadian, pelaku juga sempat cekcok dengan sang istri.

Korban lantas menegur pelaku agar tak ribut-ribut karena sudah malam.

Selain itu, pernikahan pelaku dan istri ternyata tak direstui korban.

Baca juga: Warga Sinjai Tewas Ditebas Parang Temannya Sendiri Seusai Nyanyi Bareng

Akibat perbuatannya, pelaku dojerat dengan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. (TribunWow.com)

sumber: Tribun Wow

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved