Breaking News:

Bandar Lampung

Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju akan Tinjau Rumah Sakit Darurat di Wisma Haji Bandar Lampung

Dua menteri kabinet Indonesia Maju diagendakan akan datang ke wisma haji Bandar Lampung yang akan dijadikan rumah sakit darurat.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Dua menteri kabinet Indonesia Maju diagendakan akan datang ke wisma haji Bandar Lampung yang akan dijadikan rumah sakit darurat.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan, dua menteri diagendakan akan datang melakukan kunjungan ke wisma haji Bandar Lampung pada Minggu (8/5/2021) besok.

Dua menteri yang akan datang yakni Menteri BUMN Erick Thohir dan Mentri Agama Yaqut Cholil Qoumas. 

"Keduanya akan datang ke wisma haji untuk mengecek kesiapan untuk dijadikan RS Darurat Covid-19, " kata Arinal, Jumat (6/8/2021).

Ia mengatakan, rumah sakit darurat yang memanfaatkan wisma haji nantinya akan memanfaatkan 130 kamar dari 200 kamar yang ada.

"Tetapi potensinya bisa dikembangkan, tapi yang jelas bahwa pakai masker dan vaksin itu yang hal utama untuk proses yang ketat," ujar Arinal.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 6 Agustus 2021: Emas Batangan Antam dan UBS Turun Tipis

Arinal menambahkan, pada saat bertemu kedua menteri tersebut nantinya, dirinya akan memanfaatkan untuk meminta vaksin bagi masyarakat Lampung. 

Karena distribusi vaksin ke Lampung yang masih minim dan untuk vaksin nanti akan langsung disampaikan kepada Meneg BUMN.

Vaksin didistribusikan kepada daerah  dengan mendahulukan daerah yang memiliki kasus konfirmasi positif Covid-19 tertinggi.

Lampung, lanjutnya, hingga kini tercatat menempati urutan 16 dari 34 Provinsi dengan jumlah kasus warga yang terkonfirmasi.

Rencananya, dua menteri kabinet Indonesia Maju, akan datang pagi hari dan kemudian sore kembali ke Jakarta.( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved