Breaking News:

Metro

DPRD Metro Minta Pemkot Optimalkan KTN, Tak Rekrut Relawan untuk Penanganan Covid-19

DPRD Metro meminta pemerintah kota untuk memaksimalkan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) dalam penanganan Covid-19, ketimbang merekrut tenaga relawan.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjutak
Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Basuki 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - DPRD Metro meminta pemerintah kota untuk memaksimalkan Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN) dalam penanganan Covid-19, ketimbang merekrut tenaga relawan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Metro Basuki mengatakan, pihaknya telah meminta Pemkot untuk membatalkan perekrutan ratusan relawan untuk penanganan covid-19.

Pasalnya, kata dia, Metro telah memiliki KTN di tiap kelurahan.

"Sudah kita minta, dan sudah dibatalkan. Karena aturan kan belum jelas,” ujarnya, Minggu (8/8/2021).

Menurut Basuki, perekrutan relawan akan berkaitan dengan anggaran.

Baca juga: Warga di Pringsewu Lampung Swadaya Bantu Tetangga yang Sedang Isolasi Mandiri

Sementara, Kota Metro sudah membentuk KTN. Ia menginginkan, bentukan KTN tidak hanya sekedar seremonial.

Karena itu, pihaknya meminta KTN yang lebih dioptimalkan dalam penanganan covid-19 di masing-masing kelurahan. Demikian pula dengan anggaran.

Sehingga pamong atau yang terlibat di KTN menjadi lebih semangat.

Diketahui, Dinas Kesehatan Metro sebelumnya berencana merekrut 190 tenaga kesehatan dan non kesehatan untuk penanganan covid-19.

Namun, akhirnya dibatalkan sesuai surat Nomor 800/ /D2.05/2021.

Pembatalan berdasarkan hasil rapat mingguan Dinas Kesehatan dengan Wali Kota Metro melalui zoom meeting tanggal 3 Agustus 2021 dan rapat dengar pendapat bersama DPRD Kota Metro tentang mekanisme relawan yang menangani Covid-19 tanggal 2 Agustus 2021.( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved