Breaking News:

TDM Motor

Tunas Honda Lampung Hadirkan Komunitas Lampung BMX di Acara Honda Happy Hou

Bersepeda merupakan kegiatan yang digandrungi dewasa ini. Bukan sekadar olahraga yang menyenangkan, bersepeda juga menjadi gaya hidup bagi sebagian

Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
ist
Bersepeda merupakan kegiatan yang digandrungi dewasa ini. Bukan sekadar olahraga yang menyenangkan, bersepeda juga menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bersepeda merupakan kegiatan yang digandrungi dewasa ini. Bukan sekadar olahraga yang menyenangkan, bersepeda juga menjadi gaya hidup bagi sebagian orang.

Sepeda mempunyai banyak variasi. Mulai dari bentuk, rupa, jenis, komponen, ukuran, dan sebagainya. Salah satu sepeda keren yang mungkin semua orang tidak asing mendengarnya yaitu sepeda BMX atau Bicycle Motocross atau Bike Motocross.

BMX menjadi salah satu jenis sepeda yang menjadi primadona di Indonesia. Selain karena banyak kelebihan-kelebihan yang dimiliki, sudah barang tentu, pecinta BMX juga menciptakan perkumpulan-perkumpulan yang terjalin sebagai komunitas. Salah satu contohnya yaitu, Lampung BMX.

Lampung BMX diinisiasi oleh Sigit, Deny dan Ghalib. Terbentuknya komunitas ini terinspirasi dari asyiknya bermain BMX dengan berbagai atraksi yang ditampilkan.

Awal mula komunitas Majalengka BMX

“Awalnya ya cuman dari hobi bersepeda dan ngumpul biasa. Jadi kalau Minggu pagi suka gowes dari beberapa tempat setiap car free day. Sambil istirahat, kami ngobrol tentang BMX” Ujar Ghalib selaku Sekretaris Lampung BMX.

Dari seringnya berkumpul tersebut, tercetuslah keinginan untuk membuat komunitas BMX di Lampung. Mereka mulai membuat sebuah grup komunitas di sosial media dan sering mengunggah kegiatan mereka ketika berkumpul atau bersepeda.

Setelah dipikir-pikir, akhirnya mereka bersepakat membuat komunitas bernama Lampung BMX. Tujuan dibuatnya komunitas ini adalah sebagai wadah berkumpul dan sharing para rider BMX se-Lampung untuk menjalin silaturahmi, berbagi informasi, dan mengembangkan kemampuan.

“Gak ada persyaratan khusus untuk gabung ke komunitas kami. Gak punya sepeda pun kami tetap rangkul dan belajar bareng, yang penting tumbuhkan minat ke BMX.” Ujar Ghalib menambahkan.

Seiring berjalannya waktu, anggota komunitas BMX terus mempelajari dan melatih trik-trik BMX secara otodidak dengan fasilitas seadanya. Mereka semakin giat menunjukan kepada orang-orang, khususnya ketika Car Free Day , agar semakin banyak yang tertarik untuk gabung ke komunitas Majalengka BMX.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved