Bandar Lampung

Pengendara Roda Dua Terobos Penyekatan di Posko Rajabasa Bandar Lampung

Banyak pengendara roda dua terobos penyekatan di posko perbatasan Rajabasa, Bundaran Raden Intan, Bandar Lampung, Rabu (11/8/2021).

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Sulis Setia Markhamah
Pengendara Roda Dua Terobos Penyekatan di Posko Rajabasa Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDAR LAMPUNG - Banyak pengendara roda dua terobos penyekatan di posko perbatasan Rajabasa, Bundaran Raden Intan, Bandar Lampung, Rabu (11/8/2021).

Posisi penyekatan sendiri berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id dibuat dua lapis, yakni dekat bundaran Raden Intan dan juga di gerbang selamat datang Bandar Lampung.

Nampak pengendara mencuri-curi kesempatan dengan menerobos penyekatan saat tim satgas penanganan Covid-19 Bandar Lampung lengah.

Salah satu pengendara roda dua, Roni membeberkan, dirinya nekat menerobos penyekatan untuk mempersingkat waktu agar bisa cepat tiba di tempatnya bekerja di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung.

"Tadi itu ya sudah siap konsekuensi, seandainya disuruh puter balik. Tapi ternyata dibiarkan melintas," ucapnya.

Baca juga: Penyebab Alami Anosmia Saat Terinfeksi Covid-19

Pantauan Tribunlampung.co.id, tak sedikit kendaraan roda dua yang nekat menerobos titik penyekatan.

Meskipun  masih ada juga pengendara roda dua yang berperilaku patuh dengan tidak melintasi posko perbatasan dan memilih melalui jalur bypass Jalan Soekarno Hatta.

Untuk kendaraan roda empat sendiri, secara keseluruhan melewati jalur bypass karena tidak bisa menerobos penyekatan yang celahnya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. 

Namun untuk kendaraan pengangkut bahan bakar minyak sendiri yang hendak masuk Bandar Lampung, tetap bisa melintasi posko penyekatan dengan membuka penyekatan yang ada.

Pengabaian serupa bahkan dengan menerobos batas sekat hingga melawan arus juga terjadi di Jalan P Diponegoro.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Ramayana Ciplaz Lampung Sepi Pengunjung

Baik itu di jam sibuk maupun senggang, bila tidak ada petugas yang mengawasi, sejumlah pengendara dari arah Telukbetung dengan mudah ditemui melaju kendaraan dengan sedikit melawan arus untuk masuk ke ruas jalan dengan tujuan Tugu Adipura.

Begitu juga untuk kendaraan dari arah Pahoman yang sedikit melawan arus di titik simpang Taman Gajah hingga ke Tugu Adipura.

Seorang juri parkir di salah satu toko di dekat Tugu Adipura mengatakan penerobosan kendaraan untuk memangkas jarak dan waktu perjalanan terjadi dalam intensitas yang sering.

Baca juga: Menghilang 20 Hari, Deli Yulianti Diduga Dihipnotis Orang Tak Dikenal

"Padahal beberapa kali sudah petugas menertibkan, tapi tak lama kemudian terjadi lagi begitu ada kesempatan," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Sulis Setia Markhamah )

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved