Apa Itu
Apa Itu Biogerografi
biogeografi adalah ilmu yang mempelajari sebaran makhluk hidup secara spasial, baik yang terjadi masa kini atau masa lampau, simak apa itu biogeografi
Penulis: Reni Ravita | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam buku Pengetahuan Dasar Geografi (2015) karya Sri Mintarjo, biogeografi adalah ilmu yang mempelajari sebaran makhluk hidup secara spasial, baik yang terjadi pada masa kini atau masa lampau.
Pembahasan apa itu biogeografi berkaitan dengan biosfer.
Biosfer berkaitan dengan fenomena keruangan makhluk hidup yang mencakup flora dan fauna.
Kajian biosfer fokus terhadap persebaran tumbuhan dan hewan serta faktor yang mempengaruhinya.
Cabang dari geografi yang khusus mengkaji fenomena biosfer disebut biogeografi.
Biogeografi sendiri terbagi atas dua cabang ilmu, sebagai berikut:
Fitogeografi, yaitu ilmu geografi yang mempelajari tentang tumbuhan.
Baca juga: Apa Itu Revolusi Bumi, Perputaran Bumi terhadap Matahari
Zoogeografi, yaitu ilmu geografi yang mempelajari tentang hewan.
a. Aspek biogeografi
Dalam buku McKnight’s Physical Geography (2014) karya Darrel Hess, disebutkan bahwa ada empat aspek besar yang dipelajari dalam biogeografi.
Berikut penjelasannya:
1. Keanekaragaman Hayati
Aspek ini mengacu pada jumlah berbagai jenis organisme yang ada di suatu lokasi.
Ada dua jenis keanekaragaman hayati, yaitu keanekaragaman hayati tinggi dan keanekaragaman hayati rendah.
Baca juga: Apa Itu Puisi, Karya Sastra Berisikan Ungkapan dan Perasaan
Keanekaragaman hayati tinggi artinya terdapat berbagai organisme yang berbeda dalam satu lokasi.
Sementara keanekaragaman hayati rendah artinya hanya ada beberapa jenis organisme dalam satu lokasi.
2. Biota
Aspek ini mengacu pada total kehidupan tumbuhan dan hewan yang ada di permukaan bumi.
Biota dibagi menjadi dua divisi, yaitu flora dan fauna.
Untuk memudahkan kajian, biota diklasifikasian menjadi dua, yaitu biota laut dan biota darat.
3. Ekosistem
Ekosistem merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan semua jenis organisme yang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya dalam suatu wilayah.
4. Bioma
Bioma merupakan istilah untuk menjelaskan pengelompokan kehidupan tumbuhan dan hewan dalam skala yang lebih luas (lebih luas dari ekosistem).
Berbeda dengan ekosistem, bioma tidak memiliki hubungan dengan lingkungannya.
Misalnya bioma gurun, hutan hujan tropis, tundra.
Bila merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, pengertian bioma merupakan ekosistem dalam skala luas, berupa wilayah yang mempunyai sifat geografis atau iklim yang sama ditunjukkan dengan garis lintang dan bujur.
Hal tersebut bisa dicontohkan seperti hutan tropis, padang pasir, padang pasir.
Sementara melansir National Geographic, Senin (19/7/2021), bioma adalah ekosistem dari komunitas tumbuhan, hewan wilayah yang beradaptasi pada iklim tertentu.
Bukan itu saja, bioma juga bisa dicirikan sebagai area dengan vegetasi, tanah, iklim, dan satwa liar.
Istilah bioma pertama kali digunakan pada tahun 1916 oleh Frederic E. Clements, seorang ahli ekologi Amerika, untuk menggambarkan tumbuhan dan hewan di habitat tertentu.
Pada tahun 1939, itu didefinisikan lebih lanjut oleh Clements dan sesama ahli ekologi Victor Shelford.
Seiring waktu, para ilmuwan terus memperluas dan menyempurnakan definisi bioma dan konsep terkait di bidang ekologi yang sedang berkembang.
Dan pada tahun 1963, Shelford mengarakterisasi bioma, seperti tundra, hutan jenis konifera, hutan gugur, padang rumput, dan gurun.
Kemudian, ahli ekologi Arthur Tansley menciptakan definisi terpisah untuk ekosistem, yang lebih mencakup proses biologis terkait definisi bioma.
Hal yang menyatukan semua definisi bioma adalah bahwa bioma dapat dibedakan berdasarkan organisme yang tinggal di sana dan iklim, serta fakta bahwa organisme di dalam bioma beradaptasi untuk lingkungan tertentu.
Setidaknya, ada lima jenis bioma, yaitu akuatik, padang rumput, hutan, gurun, dan tunda.
Baca juga: Apa Itu Bagun Datar Berikut Pengertian dan Sifatnya
Meski begitu beberapa jenis bioma itu bisa dibagi lebih lanjut lagi ke dalam kategori yang lebih spesifik, seperti air, tawar, laut, sabana, hutan hujan tropis, hutan hujan sedang, dan taiga. ( Tribunlampung.co.id / Reni Ravita )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-biogerografi.jpg)