Breaking News:

UM Metro

Mahasiswa UM Metro Lakukan Penerapan Iptek Digitalisasi Bank Sampah Cangkir Hijau

Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa Prodi D3 Sistem Informasi FIKOM UM Metro yang tergabung dalam tim PKM-PI (Program Kreatifitas Mahasiswa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa Prodi D3 Sistem Informasi FIKOM UM Metro yang tergabung dalam tim PKM-PI (Program Kreatifitas Mahasiswa-Penerapan Iptek) yang beranggotakan Wahyu Tedi Kurniawan, Said Romadhon Azzahra Fitri Amillina dan Rahma Monika melakukan kegiatan Pendampingan penggunaan aplikasi Sistem Online Manajemen Sampah (SMASH) secara luring kepada pengurus Bank Sampah Cangkir Hijau, tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Kegiatan dilaksanakan di Bank Sampah Cangkir Hijau yang beralamatkan di Kecamatan Metro Timur, Kota Metro.

Peserta pelatihan adalah pimpinan Bank Sampah Cangkir Hijau dan tiga pengurus, konsep pelatihannya adalah Training of Trainers (ToT), harapannya peserta dapat meneruskan ilmunya kepada pengurus yang lainnya.

Erik Pujianto sebagai pimpinan mitra merespon baik kegiatan yang dilaksanakan “Kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat karena sesuai dengan kebutuhan bank sampah yang kami kelola, dengan adanya aplikasi yang diberikan membuat kami lebih mudah dalam mengelola data dan keuangan nasabah”.

Materi pelatihan meliputi penggunaan aplikasi smash.id untuk proses pendaftaran nasabah baru dan monitoring saldo nasabah. Sebelum dilakukan pelatihan, tim mahasiswa juga telah menyebarkan kuisioner kepada peserta pelatihan berupa soal pretest yang sebelumnya sudah divalidasi oleh dosen pembimbing.

“Kegiatan ini merupakan janji mahasiswa secara tertulis dalam proposal PKM-PI, Alhamdulillah proposal mahasiswa ini disetujui dan didanai oleh Kemendikbud, sehingga kegiatan ini dapat direalisasikan” Ujar Mustika, M.Kom yang merupakan dosen pembimbingan PKM-PI.

Wahyu Tedi Kurniawan yang merupakan ketua tim dari kegiatan menyampaikan “kegiatan PKM-PI ini kita buat menjadi dua tahapan dengan konsep blanded, untuk pengurus kami menggunakan luring sedangan untuk nasabah pelatihan yang kami laksanakan dengan sistem pelatihan online menggunakan media zoom, harapannya semoga langkah kecil yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi mitra, yang memiliki misi mulia menjadikan lingkungan sekitar bebas sampah”.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved