Berita Terkini Nasional

Penyebab Paskibraka Jambi Meninggal Dunia Akhirnya Terungkap

Kakak Desta, Rangga mengaku mendapat penjelasan dari pihak rumah sakit tentang penyebab adiknya meninggal dunia saat latihan Paskibraka.

Facebook/Nora Ervina Latief
Ilustrasi. Kakak Desta, Rangga mengaku mendapat penjelasan dari pihak rumah sakit tentang penyebab adiknya meninggal dunia saat latihan Paskibraka. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Penyebab anggota Paskibraka Jambi asal Kerinci, Desta Veni Rahayu meninggal dunia kini terungkap.

Kakak Desta, Rangga Prastetya mengaku mendapat penjelasan dari pihak rumah sakit tentang penyebab adiknya meninggal dunia saat latihan Paskibraka.

“Manajer rumah sakit yang langsung mengatakan, kalau Desta mengalami pecah pembuluh darah di bagian kepala karena kelelahan,” ujar Rangga.

Desta adalah anggota pasukan pengibaran bendera kemerdekaan (Paskibraka) Jambi asal Kerinci meninggal dunia pada Minggu (8/8/2021).

Siswi yang bernama Desta Veni Rahayu ini diketahui meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, penyebabnya karena pecah pembuluh darah di kepala.

Kepergian Desta Veni Rahayu untuk selama-lamanya menjadi duka terdalam bagi keluarga dan teman yang mengenal Desta.

Namun, keluarga mengungkapkan sudah ikhlas melepas kepergian Desta yang gugur memberla Negara dan membanggakan kedua orang tua.

Baca juga: Fakta-fakta Anggota Paskibraka Jambi Meninggal Dunia, Ada Masalah di Bagian Kepala

Hal itu diungkapkan oleh kakak Desta, Rangga Prastetya pada Rabu (11/8/2021).

“Kami keluarga sudah ikhlas atas kepergian Desta. Adik saya pergi setelah memberikan kebanggaan kepada orang tua dan gugur saat membela Negara,” kata Rangga Prasetya.

Rangga menceritakan bahwa adiknya mengalami sakit, merasa pusing dan mual pada Sabtu (7/8/2021) siang.

Desta, lanjut Rangga, sempat dua kali pingsan hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

Setelah mendengar kabar sang adik di bawa ke rumah sakit, Rangga bersama ayahnya langsung berangkat dari Kerinci ke Jambi, sekitar 09.30 WIB.

Namun, dalam setengah perjalanan, di Merangin, Rangga mendapatkan kabar bahwa Desta telah meninggal dunia.

Mendengar hal itu ayah Desta sangat syok, akhirnya Rangga meninggalkan ayahnya di Merangin untuk menunggu jemputan dari Kerinci.

Sedangkan Rangga melanjutkan perjalanan ke Jambi untuk menjemput jenazah Desta di rumah sakit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved