Breaking News:

Tanggamus

Razia di Rutan Kota Agung Lampung, Petugas Dapati Ponsel sampai Speaker di Kamar Tahanan

Rutan Kota Agung gelar razia kamar warga binaan dalam rangka HUT ke-76 RI tahun 2021.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
DOKUMENTASI
Barang-barang hasil razia milik warga binaan dalam rangka HUT ke-76 RI   

 
TRIBUNLAM[PUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Rutan Kota Agung gelar razia kamar warga binaan dalam rangka HUT ke-76 RI tahun 2021.

Menurut Kepala Rutan Kota Agung, Akhmad Sobirin Soleh, itu tidaklanjut surat dari Kantor Wilayah KemenkumHAM Lampung nomor W9.UM.01.01-3709, mengenai pelaksanaan Razia Serentak sebagai peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia. 

Kemudian juga sebagai deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Kegiatan ini dilaksanakan secara hati-hati dan humanis dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Razia ini kami laksanakan sebagai peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia, dan juga sebagai deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban," ujar Sobirin, Sabtu (14/8). 

Rutan Kota Agung memang tetap akan rutin menggelar razia kepada warga binaan. Razia diadakan dalam rangka momentum tertentu atau sewaktu-waktu. Hal ini demi mengantisipasi gangguan keamanan dalam lingkungan rutan.

Kemudian pelaksanaannya bisa oleh petugas internal rutan atau melibatkan aparat keamanan dari intansi lain. Sebab untuk skala besar, gangguan dari lingkungan rutan dampaknya bisa meluas.

Menurut Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kota Agung Boy Naldo, petugas yang melaksanakan razia ini adalah tim Satopspatnal, gabungan dari Regu Pengamanan, Staf KPR dan Taruna.

Teknis pelaksanaan menggeledah setiap sudut ruangan dan area blok untuk mencari barang yang dilarang bagi warga binaan seperti ponsel, senjata tajam, narkoba dan barang terlarang lainnya. 

"Alhamdulillah kegiatan razia telah selesai kami lakukan dengan aman dan kondusif dan tidak ditemukan adanya narkoba," ujar Boy.

Namun ia mengaku, ditemukan beberapa barang yang dilarang seperti ponsel, headset, charger, kabel, silet, termos listrik, speaker, dan juga gelas kaca. Selanjutnya semua barang langsung di sita dan dimusnahkan.

Selanjutnya bagi warga binaan yang memiliki barang-barang terlarang tersebut diberikan sangsi. Sehingga tidak mengulangi perbuatannya kembali.

Baca juga: Sweeping Sel Tahanan, Petugas Masih Dapati Warga Rutan Menggala Lampung Bawa Handphone

"Saya berharap agar Rutan Kota Agung tetap berada dalam lindungan Tuhan sehingga jauh dari gangguan keamanan dan ketertiban," ujar Boy. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved