Breaking News:

Metro

Sekda Metro Lampung Minta Satgas Covid-19 Pantau Simulasi KBM Tatap Muka 

Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo meminta kepada Satgas Covid-19 untuk memantau simulasi KBM tatap minggu depan meski angka BOR turun.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo meminta kepada Satgas Covid-19 untuk memantau secara ketat simulasi KBM tatap muka.

Kendati demikian Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengaku angka Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 di wilayah setempat sudah menurun.

"Kita tidak perlu khawatir karena Rumah Sakit di Kota Metro menjadi Rumah Sakit rujukan. Saat ini terdapat 48 pasien Covid-19 yang dirawat, namun dari jumlah tersebut hanya 8 warga Kota Metro," ujarnya, Kamis (19/08/2021).

Selain itu, Bangkit menilai, angka BOR sudah menurun di RS Mardi Waluyo dan RS Islam.

Sementara terkait Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang akan dilaksanakan pada minggu depan, Pemkot Metro akan melakukan simulasi terlebih dahulu. 

"Maka itu, saya tekankan Satpol PP dan BPBD untuk memantau kegiatan simulasi tersebut," imbuhnya.

Asisten II Yeri Ehwan menambahkan, kinerja RT/RW di lapangan perlu ditingkatkan kembali. Karena banyak warga yang isolasi mandiri tidak terdata dan mendapatkan bantuan.

Baca juga: Wali Kota Metro Lampung Imbau OPD Tetap Bekerja di kondisi PPKM

"Saya juga mendapat laporan bahwa di lapangan RT/RW kinerjanya kurang maksimal dalam memantau. Banyaknya warga isoman dan dilakukan tes oleh Puskesmas, namun tidak terdata dan banyak tidak mendapat dukungan dari pemerintah," tandasnya.

Yeri meminta, Lurah untuk memberi pemahaman kepada RT/RW agar meningkatkan kinerja. Terkait bantuan sembako tahap ke-3 dari Tim Satgas Sembako akan menyalurkan 10 ton beras. Penyaluran ini berasal dari 4 perusahaan di Kota Metro. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjutak ) 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved