Breaking News:

Advertorial

Andi Surya: Syarat Kartu Vaksin Tekan Mobilitas Warga, Perlu Penyesuaian Kebijakan

Perlu evaluasi atas kebijakan syarat kartu suntik vaksin untuk berbagai kegiatan masyarakat karena tekan mobilitas masyarakat.

Editor: Noval Andriansyah
ADV
Perlu evaluasi atas kebijakan syarat kartu suntik vaksin untuk berbagai kegiatan masyarakat karena tekan mobilitas masyarakat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Perlu evaluasi atas kebijakan syarat kartu suntik vaksin untuk berbagai kegiatan masyarakat karena tekan mobilitas masyarakat, sebab ada warga tertentu yang tidak boleh divaksin atau belum mendapat kesempatan vaksin, sebut akademisi Universitas Mitra Indonesia, Andi Surya.

Hal ini disampaikan Andi Surya ketika marak pembatasan kegiatan masyarakat oleh karena penerapan PPKM yang salah satunya adalah kewajiban menunjukkan sertifikat atau kartu suntik vaksin antara lain; masuk mal, menggunakan moda transportasi massal, penyeberangan antar pulau, atau aktivitas warga lainnya.

"Kita memahami target pemerintah untuk memenuhi 'herd immunity' atau kekebalan kelompok yang mencapai 60%, namun upaya ini jangan membuat rakyat dibatasi mobilitasnya dengan parameter cenderung subjektif, karena tidak semua orang bisa divaksin, ada pertimbangan aspek komorbid kesehatan dan relatif belum meratanya ketersediaan vaksin menjadi faktor objektif", lanjut mantan anggota DPD RI periode 2014-2019 ini.

Dilanjutkan Andi Surya, "Saran saya agar pemerintah membuat kebijakan yang 'equal' berkeadilan menyikapi PPKM darurat ini, bagi yang sudah suntik vaksin silakan menunjukkan surat vaksin namun bagi yang belum vaksin bisa saja menunjukkan surat negatif hasil Swab, PCR, tes Antigen covid19", sambungnya.

"Maka saya berharap pemerintah daerah memiliki kebijakan tersendiri yang lebih objektif agar PPKM tidak membuat warga semakin terbelenggu oleh kebijakan pusat, ada baiknya lakukan penyesuaian namun tetap dalam koridor Prokes dan memenuhi target 'herd immunity' agar faktor kesehatan dan ekonomi dapat berkembang selaras di tengah-tengah pandemi Covid19", tandas Ketua Yayasan UMITRA ini. (Advertorial)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved