Breaking News:

Lampung Selatan

Besok, Moda Transportasi yang Hendak ke Pulau Jawa Wajib Tunjukkan Sertifikat Vaksin

mulai besok moda transportasi yang hendak menyebrang ke Pulau Jawa atau sebaliknya wajib menunjukkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: soni
Tribun Lampung / Dominius Desmantri Barus
mulai besok moda transportasi yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa atau sebaliknya wajib menunjukkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Humas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Syaifulahil Maslul Harahap mengatakan mulai besok moda transportasi yang hendak menyebrang ke Pulau Jawa atau sebaliknya wajib menunjukkan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi.

"Kalau mengikuti intruksi dari Kementrian Perhubungan terkait penerapan untuk pengecekan sertifikat vaksin di aplikasi PeduliLindungi akan dimiulai 28 Agustus 2021. Besok," kata Syaiful saat dikonfirmasi, Jumat (27/8/2021).

"Itu akan diberlakukan untuk semua moda transportasi. Baik kendaraan pribadi maupun kendaraan logistik," sambungnya.

Syaiful mengatakan pada prinsipnya nanti yang akan melaksanakan pemeriksaan di lapangan akan dilakukan oleh BPTD dan KKP.

"ASDP sifatnya memfasilitasi. Untuk penerapannya di lapangan, nanti akan dibantu dari BPTD dan juga KKP," terangnya.

Syaiful menjelaskan nantinya di aplikasi PeduliLindungi itu akan terintegrasi dengan sistem tiketing Ferizy.

Baca juga: Sertifikat Vaksin Belum Jadi Syarat Masuk Mal di Bandar Lampung, Wali Kota: Masih Dipertimbangkan

"Jadi nanti ketika penumpang hendak memesan tiket di Ferizy. Dia akan diminta masukan NIK KTP atau nomor identitas lainnya," kata Syaiful.

"Kalau penumpang tersebut sudah di vaksin. Akan muncul keterangan dia sudah di vaksin. Dan bisa melanjutkan tahap selanjutnya. Sampai tiket selesai dipesan," sambungnya.

Lanjut Syaiful menjelaskan namun jika pas dimasukkan NIK KTP atau data lainnya di keterangan PeduliLindungi ternyata penumpang tersebut belum di vaksin, maka penumpang tersebut tidak dapat memesan tiket di aplikasi Ferizy.

"Namun untuk penumpang yang katakanlah tidak memiliki handphone. Penumpang tersebut bisa menunjukkan bukti vaksin yang dikirimkan melalui pesan singkat (sms),"

"Cukup tunjukkan bukti yang dikirim ke sms. Lalu kita cek apakah benar penumpang tersebut sudah di vaksin, baru kita bantu untuk pemesan tiket. Nanti akan ada petugas yang akan membantu di lapangan," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved