Breaking News:

Universitas Lampung

Universitas Lampung Gelar Sarasehan Dosen Alumni Universitas Luar Negeri

 Universitas Lampung (Unila) mempertajam gagasan roadmap menuju perguruan tinggi kelas dunia (World Class University) dengan menyelenggarakan acara Sa

ist
Universitas Lampung (Unila) mempertajam gagasan roadmap menuju perguruan tinggi kelas dunia (World Class University) dengan menyelenggarakan acara Sarasehan Dosen Unila Alumni Universitas Luar Negeri. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila) mempertajam gagasan roadmap menuju perguruan tinggi kelas dunia (World Class University) dengan menyelenggarakan acara Sarasehan Dosen Unila Alumni Universitas Luar Negeri.

Acara yang digagas rektor Unila ini diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kerja sama dan Layanan Internasional (UPT PKLI) Unila secara virtual Kamis, 26 Agustus 2021.

Selain Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., sarasehan dihadiri Wakil Rektor Bidang PKTIK Prof. Ir. Suharso, Ph.D., para dekan, wakil dekan di lingkungan Unila, serta para dosen alumni universitas luar negeri yang tersebar di benua Asia, Australia, Eropa, dan Amerika.

Turut hadir pula untuk memberi dukungan Prof. Warsito, S.Si, D.E.A., Ph.D., selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Paris.

Sarasehan bersama para dosen alumni universitas luar negeri menjadi wadah untuk menampung berbagai gagasan kolaborasi para dosen agar Unila dapat memenuhi standar-standar akselerasi terkait upayanya menuju PTNBH dan bersaing di kancah global.

Prof. Suharso mengutarakan, agenda ini menjadi kesempatan untuk mendengarkan aspirasi para dosen serta mengimplementasikan 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan Kemendikbudristek.

“Oleh karena itu pak rektor menggerakkan kegiatan hari ini untuk mendapatkan gagasan-gagasan, pikiran-pikiran yang out of the box yang perlu kita kembangkan,” ujarnya.

Sementara Prof. Karomani dalam sambutannya mengatakan, Unila saat ini berada dalam tahapan pembuatan desain penguatan daya saing regional dan internasional. Oleh karena itu tahapannya harus mengarah pada universitas berkelas dunia.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ia meminta para dosen saling bersinergi untuk penguatan internasional. Ia berharap kerja sama internasional dapat dilakukan dan dimediasi oleh dosen sebagai PIC, khususnya kerja sama dengan the world’s top 100 universities.

“Saya ingin betul menerima masukan dari para dosen alumni, barangkali punya jejaring, teman di luar negeri yang bisa berkolaborasi. Misalnya visiting professor atau kolaborasi riset. Tentu saja dengan universitas yang masuk 100 besar,” jelas Prof. Karomani.

Dipandu Kepala UPT PKLI Ayi Ahadiyat, acara sarasehan dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian ide, gagasan kolaborasi, dan masukkan dari para dosen. Pada kesempatan ini Prof. Warsito juga ikut menyampaikan dukungannya kepada Unila.

Menurut guru besar Unila tersebut, sarasehan dengan para dosen Unila alumni universitas luar negeri merupakan salah satu strategi fundamental dalam melakukan kerja sama.

Hal fundamental lainnya yang penting untuk dilakukan Unila yakni melalui U2U, penyediaan website berbahasa Inggris dengan mencantumkan contact person program studi, serta program dan anggaran yang berkesinambungan.

Pada pertemuan berikutnya, agenda dilanjutkan dengan penyampaian usulan kegiatan atau program kerja sama.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved