Apa Itu
Apa Itu Huruf Kapital, Cara Penggunaan serta Contohnya
Berikut ini, penjelasan mengenai apa itu huruf kapital, cara penggunaan serta contohnya. Huruf kapital sendiri sering disebut dengan huruf besar.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak, berikut ini uraian artikel yang bembahas apa itu huruf kapital, cara penggunaan serta contohnya.
Dalam kegiatan tulis menulis, tentu selalu terdapat huruf kapital dan huruf kecil.
Huruf kapital sendiri sering atau biasa disebut dengan istilah huruf besar.
Lalu apa itu huruf kapital, serta bagaimana cara menggunakannya dalam kalimat? simak penjelasannya di bawah ini.
Dikutip dari wikipedia, huruf kapital adalah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar dari huruf biasa).
Huruf kapital sendiri biaa digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama diri, dan sebagainya.
Untuk menghasilkan tulisan yang baik, perlu diperhatikan penempatan dan penggunaan huruf kapital yang tepat.
Baca juga: Apa Itu Luas dan Volume Pada Pelajaran Matematika
Berikut ini cara penggunaan huruf kapital dan contohnya, dikutip dari laman Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI):
1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat.
Contohnya:
Apa maksudnya?
Dia membaca buku.
Pekerjaan itu akan selesai dalam satu jam.
2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.
Contohnya:
Dewi Sartika
Baca juga: Apa Itu AFTA, Perjanjian yang Ada di ASEAN
Halim Perdanakusumah
Wage Rudolf Supratman
Alessandro Volta
Mujair
3. Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung.
Contohnya:
Adik bertanya, "Kapan kita pulang?"
Orang itu menasihati anaknya, "Berhati-hatilah, Nak!"
"Mereka berhasil meraih medali emas," katanya.
"Besok pagi," katanya, "mereka akan berangkat."
4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.
Contohnya:
Islam
Alquran
Kristen
Alkitab
Allah
Allah akan menunjukkan jalan kepada hamba-Nya.
Ya, Tuhan, bimbinglah hamba-Mu ke jalan yang Engkau beri rahmat.
5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.
Contohnya:
Sultan Hasanuddin
Haji Agus Salim
Imam Hambali
Nabi Ibrahim
Doktor Mohammad Hatta
Agung Permana, Sarjana Hukum
- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan.
Contohnya:
Selamat datang, Yang Mulia.
Semoga berbahagia, Sultan.
Selamat pagi, Dokter.
Mohon izin, Jenderal.
6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
Contohnya:
Wakil Presiden Adam Malik
Perdana Menteri Nehru
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Proklamator Republik Indonesia (Soekarno-Hatta)
7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
Contohnya:
bangsa Indonesia
suku Dani
bahasa Bali
8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya.
Contohnya:
tahun Hijriah
tarikh Masehi
bulan Agustus
hari Jumat
hari Lebaran
- Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah.
Contohnya:
Konferensi Asia Afrika
Perang Dunia II
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
Contohnya:
Jakarta
Asia Tenggara
Pulau Miangas
Dataran Tinggi
Gunung Semeru
Selat Lombok
Lembah Baliem
Sungai Musi
Pegunungan Himalaya
Kecamatan Cicadas
Gang Kelinci
Kelurahan Rawamangun
Catatan:
ditulis dengan huruf kapital.
(2) Huruf pertama nama diri geografi yang dipakai sebagai nama jenis tidak ditulis dengan huruf kapital.
Contohnya:
jeruk bali (Citrus maxima)
kacang bogor (Voandzeia subterranea)
nangka belanda (Anona muricata)
petai cina (Leucaena glauca)
10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk.
Contohnya:
Republik Indonesia
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana
11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal.
Contohnya:
Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma.
Tulisan itu dimuat dalam majalah Bahasa dan Sastra.
Dia agen surat kabar Sinar Pembangunan.
12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan.
Contohnya:
S.H. = sarjana hukum
S.K.M. = sarjana kesehatan masyarakat
S.S. = sarjana sastra
M.A. = master of arts
M.Si. = magister sains
K.H. = kiai haji
13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan.
Contohnya:
"Kapan Bapak berangkat?" tanya Hasan. Dendi bertanya, "Itu apa, Bu?"
"Silakan duduk, Dik!" kata orang itu.
Surat Saudara telah kami terima dengan baik.
"Hai, Kutu Buku, sedang membaca apa?"
Catatan:
(1) Istilah kekerabatan berikut bukan merupakan penyapaan atau pengacuan.
Contohnya:
Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
Semua kakak dan adik saya sudah berkeluarga.
(2) Kata ganti Anda ditulis dengan huruf awal kapital.
Contohnya:
Sudahkah Anda tahu?
Siapa nama Anda?
Demikian penjelasan mengenai apa itu huruf kapital, cara penggunaan serta contohnya. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-huruf-kapital-cara-penggunaan-serta-contohnya.jpg)