Breaking News:

Universitas Lampung

The 2nd Universitas Lampung International Conference on Social Sciences Resmi DIbuka

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan The 2nd Universitas Lampung International

ist
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan The 2nd Universitas Lampung International Conference on Social Sciences (ULICoSS) bertajuk “Innovations and Social Development in Society 5.0”. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan The 2nd Universitas Lampung International Conference on Social Sciences (ULICoSS) bertajuk “Innovations and Social Development in Society 5.0”.

Pembukaan The 2nd ULICoSS berlangsung Selasa, 30 Agustus 2021, di Ballroom Emersia Hotel, Bandarlampung.

Sekretaris LPPM Unila Rudy, S.H., LL.M., LL.D., saat menyampaikan laporan mengatakan, ULICoSS 2021 merupakan konferensi internasional di bidang ilmu sosial yang mewadahi para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan profesional di bidang ilmu sosial untuk saling bertukar pikiran, pengalaman, pengetahuan, serta relasi.

Kegiatan dilakukan secara daring dan luring ini diikuti para peserta yang telah mengirimkan 224 abstrak dan 162 paper seperti negara Kroasia, Filipina, Turki, Iran, Malaysia, Pakistan, dan dari dalam Indonesia.

Dengan berbagai persyaratan yang telah ditentukan, Rudi menuturkan, tulisan yang dikirimkan itu akan diupayakan untuk diterbitkan dalam prosiding internasional yang terindeks global. Ia berharap semua penulis mendapatkan manfaat besar dari acara yang diselenggarakan ini.

Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.Si., saat membuka acara menyampaikan tema kegiatan “Innovations and Social Development in Society 5.0” merupakan tema yang sangat penting.

Umat manusia kini berada di tengah-tengah perubahan besar yakni transformasi digital. Dengan potensi yang tidak hanya membentuk kembali industri tetapi juga adat istiadat, budaya, dan pola pikir masyarakat.

Oleh karena itu, dalam perubahan sosial itu, dirinya mengajak semua peserta untuk mengubah perspektif dalam menciptakan nilai baru yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui apa yang disebut dengan pendekatan society 5.0.

Karomani yang juga salah satu narasumber ULICoSS menguraikan, makna society 5.0 adalah masyarakat yang berpusat pada manusia dengan konsep memanfaatkan inovasi untuk mengembangkan masyarakat masa depan yang benar-benar baru.

Tak hanya itu society 5.0 mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial untuk menciptakan masyarakat “No One Left Behind” yang mengarah pada kehidupan yang menyenangkan.

Ia berharap, para akademisi, peneliti, pakar, praktisi, dan mahasiswa dapat saling berbagi perspektif, pengalaman, sekaligus hasil risetnya untuk memperoleh pemahaman dan wawasan lanjutan yang menawarkan solusi atas permasalahan sosial.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved