Breaking News:

Lampung Selatan

Tak Miliki Sertifikat Vaksin, Calon Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Ditolak Petugas

Maryoto (40) seorang karyawan swasta yang juga calon penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, harus menelan kenyataan pahit.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Maryoto (40). Tak Miliki Sertifikat Vaksin, Calon Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Ditolak Petugas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Maryoto (40) seorang karyawan swasta yang juga calon penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, harus menelan kenyataan pahit tak bisa melanjutkan perjalanan.

Pasalnya, Maryoto tidak memiliki sertifikat vaksin yang diminta petugas.

Ia mengaku, belum divaksin karena masih menunggu vaksinasi yang diadakan dari tempatnya bekerja.

"Kemarin ada perintah untuk vaksin di kantor. Tapi sampai sekarang belum ada info lagi kapan jadwal vaksinnya," kata Maryoto, Selasa (31/8/2021).

"Saya sempat cuti, terus pulang ke sini (Bandar Lampung). Lalu pas saya mau kembali lagi ke Jakarta, sudah diberlakukan PPKM Level 4 di sana. Terpaksa saya harus menunda keberangkatan," sambungnya.

Baca juga: Gondol 3 HP dan Uang Rp 1,8 Juta, Remaja di Lampung Selatan Diringkus Petugas

Meski tak memiliki sertifikat vaksin, ia menyebut masih menyimpan surat izin dari perusahaannya terkait izin kembali ke Bandar Lampung.

"Kalau surat vaksin sih saya nggak ada. Tapi saya punya surat ijin dari perusahaan waktu saya mau kembali ke Bandar Lampung," kata Maryoto sambil memeperlihatkan surat ijin tersebut.

Ketika ditanya apakah ia akan melanjutkan perjalanannya, Maryoto terlihat bingung dan letih.

"Saya sudah menelfon kantor tempat saya bekerja, kalau saya tidak bisa menyebrang ke sana karena tidak memiliki sertifikat vaksin. Tapi pihak kantor belum merespon. Saya sudah nelfon beberapa kali tidak diangkat," kata Maryoto, sembari membasuh keringat di keningnya.

"Mungkin saya akan istirahat dulu di Pospol Sembari menunggu respon dari kantor apakah saya bisa dijinkan untuk menyebrang. Kalau saya masih diberikan waktu berapa hari lagi, saya akan tunggu PPKM ini selesai," ucap dia.

Baca juga: Oknum Guru Ngaji di Natar Lampung Selatan Rudapaksa Muridnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved