Breaking News:

Lampung Utara

Anggaran Lampung Utara Tembus Rp 1 Triliun Usai Perubahan APBD

Total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Lampung Utara usai mengalami perubahan APBD mendatang diperkirakan berjumlah Rp 1.703.100.986.251.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Kiki Novilia
Dok Pemkab Lampung Utara
Anggaran Lampung Utara Tembus Rp 1 Triliun Usai Perubahan APBD. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Bupati Lampung Utara Budi Utomo menyebut bahwa perubahan APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) merupakan landasan untuk penyusunan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RPAPBD).

 Dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) tersebut memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja, pembiayaan, dan asumsi yang mendasarinya untuk periode 1 tahun.

Sementara pada dokumen Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) memuat rancangan program prioritas yang diberikan kepada Perangkat Daerah untuk setiap program, sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perangkat Daerah (RKA-PD).

Hal itu dikatakan Bupati saat memberikan sambutan Paripurna DPRD Kabupaten Lampung Utara dalam rangka penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2021 di gedung DPRD Lampung Utara

Budi menyebutkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Lampung Utara akan mendapatkan tambahan anggaran ratusan miliar dalam Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Sementara tahun 2021.

Baca juga: 30 Rumah di Lampung Utara Rusak Akibat Hujan dan Angin Kencang

Total tambahan dana yang akan mereka kelola mencapai Rp 107.642.242.165.

Sedangkan Dinas Perdagangan dan ‎Kesehatan, masing–masing akan mendapatkan tambahan anggaran sebesar 22.415.464.000, dan 18.600.098.376.

Total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Lampung Utara usai mengalami perubahan mendatang diperkirakan berjumlah Rp1.703.100.986.251,00.

“Kita semua tentu menyadari, APBD merupakan salah satu sumber utama pelaksanaan pembangunan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga keterlambatan dalam merealisasikan APBD akan berdampak pada terganggunya aktivitas perekonomian,” kata Bupati, Rabu 8 September 2021 malam.

Terlebih lagi, sambung Bupati, kondisi perekonomian daerah saat ini juga sedang terdampak bencana Covid-19.

Baca juga: 20 Relawan Ikuti Pelatihan Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Lampung Utara

Karena itu, mengingat Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 perlu untuk segera dilakukan, maka Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyampaikan Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2021 dengan harapan dalam pembahasannya nanti kiranya dapat berjalan secara efektif.

Baca juga: KPK Apresiasi Pencegahan Korupsi di Lampung Utara Capai 70 Persen

“Sehingga dapat sesegera mungkin kita sepakati bersama, yang dituangkan dalam bentuk nota kesepakatan, dan pada akhirnya kedua dokumen tersebut dapat kita jadikan sebagai landasan dalam proses penyusunan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2021,” tandas Bupati. ( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved