Breaking News:

Bandar Lampung

Donor Plasma Konvalesen di UTD PMI Lampung Meningkat, Pendonor Sampai Antre

Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung saat ini memiliki ketersediaan atau stok donor plasma konvalesen untuk pasien Covid-19

Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Kiki Novilia
Dok dr Aditya MBiomed
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bandar Lampung dr Aditya MBiomed mengucapkan selamat ulang tahun untuk Tribun Lampung. Donor Plasma Konvalesen di UTD PMI Lampung Meningkat, Pendonor Sampai Antre. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung saat ini memiliki ketersediaan Donor Plasma Konvalesen untuk pasien Covid-19. Hal ini dikonfirmasi Kepala UTD PMI Lampung dr Aditya M. Biomed.

Berdasarkan data yang bisa diakses melalui aplikasi donorku, data ketersediaan plasma konvalesen per 9 September 2021 pukul 10.30 WIB di UTD PMI Lampung, stok darah plasma konvalesen untuk golongan A ada 31 kantong, B 3 kantong, AB 8 kantong, dan O ada 5 kantong.

Sementara terkait antrian permintaan plasma konvalesen untuk golongan A nol permintaan, B 13 permintaan, AB 3 permintaan, dan O 5 permintaan.

Kepala UTD PMI Lampung dr Aditya M. Biomed mengungkapkan, ketersediaan plasma konvalesen ini ada seiring dengan kesadaran para penyintas Covid-19 untuk mendonorkan darahnya.

Berbeda dengan sebelumnya di mana penyintas banyak yang ragu untuk mendonorkan darah lantaran khawatir bakal tertular kembali Covid-19 saat harus mendatangi UTD PMI atau saat proses transfusi darah.

Baca juga: PTM di Bandar Lampung Dimulai Pekan Depan

Bahkan kini pihaknya sampai mengatur jadwal bagi para penyintas Covid-19 yang hendak donor konvalesen agar tidak terjadi kerumunan.

"Sudah lama (ada ketersediaan plasma konvalesen) karena turut didukung mesin apheresis (untuk pengambilan plasma konvalesen penyintas Covid-19) dari Pak Gubernur, selain kesadaran pendonor yang mulai tinggi," bebernya kepada Tribunlampung.co.id, Kamis (9/9/2021).

Keberadaan mesin tersebut turut memudahkan proses donor darah dan juga pendonor bisa melakukan donor plasma konvalesen dua minggu sekali. 

"Jadi nggak harus nunggu dua bulan untuk bisa donor lagi, lain dengan (alat) yang biasa. Selain itu juga kondisi belakangan ini memang ada penurunan permintaan plasma konvalesen," ujar Aditya.

Menurutnya, kondisi penurunan kasus konfirmasi Covid-19 di Lampung turut berpengaruh terhadap permintaan plasma konvalesen. 

Baca juga: Buru Rekan Penjambretan di Flyover Pasar Tugu Bandar Lampung, Polisi Minta Bantuan Masyarakat

Namun begitu, Aditya yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandar Lampung ini meminta masyarakat untuk tidak kendor protokol kesehatan (prokes). Terlebih pandemi Covid-19 belum berakhir.

Baca juga: Bandar Lampung Terapkan PPKM Level 3, Sektor Industri Beroperasi 100 Persen

"Prokes harus tetap ketat diterapkan karena Covid-19 masih ada meskipun beberapa waktu terakhir kasus di Lampung melandai. Namun belum serendah sebelum ada varian Delta. Sehingga butuh peran bersama untuk kembali menekan kasus agar lebih rendah lagi," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Sulis Setia Markhamah )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved