Breaking News:

Pringsewu

DPRD Soroti Pendapatan Pringsewu Alami Penurunan

DPRD Kabupaten Pringsewu menyoroti terkait rencana pendapatan daerah yang mengalami penurunan.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Didik
Bupati Pringsewu Sujadi¬†menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Pringsewu 2021 pada Rapat paripurna DPRD Pringsewu, Kamis, 9 September 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - DPRD Kabupaten Pringsewu menyoroti terkait rencana pendapatan daerah yang mengalami penurunan.

Kritik DPRD Pringsewu ini disampaikan dalam pandangan fraksi dalam Rapat Paripurna DPRD Pringsewu, Kamis, 9 September 2021.

Paripurna tersebut terkait penyampaian Rancangan Perda Perubahan APBD 2021.

Diantara kritik fraksi tersebut disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pringsewu Aris Wahyudi mengatakan  selain berdasarkan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, tentunya juga perlu didasarkan pada kebijakan optimalisasi PAD.

Terutama dari sektor pajak dan retribusi yang telah bisa diprediksi sebelumnya.

Dengan demikian postur anggaran Pendapatan Daerah menjadi lebih realistis dan pada akhirnya dapat terealisasi. 

Namun sampai dengan Agustus 2021 realisasi perolehan Pajak Daerah baru mencapai 44,34 persen.

Sedangkan realisasi retribusi pada Satker pemungut retribusi masih banyak yang di bawah 50 persen sampai dengan bulan Juli 2021. 

Menurut Aris kondisi ini tentu cukup mengkhawatirkan apakah target perolehan pajak dan retribusi daerah akan dapat tercapai. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved